Membuka Tirai Kebenaran

Ratusan Offroader Ikut Meramaikan Adventure Explore Rembang

2 min read

LINTASINDONEWS.com, REMBANG – Mengambil strat di Bumi Perkemahan Desa Kadiwono ,Kecamatan Bulu,Rembang.ratusan offroader dari sejumlah kota di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur beradu tangguh pada ajang Adventure Explore Rembang (AER) yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-6 PT Semen Gresik, Sabtu (22/2).

Selain memperkenalkan progam Edupark dan sirkuit Semen Gresik, event bergengsi yang diikuti oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz dan jajaran Direksi PT Semen Gresik ini juga sekaligus untuk mengangkat destinasi wisata berbasis potensi lokal desa sekitar perusahaan persemenan terkemuka tersebut dan keindahan alam Kota Rembang.

Aventure Explore Rembang ( AER ) tahun ini adalah event kedua yang digelar Semen Gresik. Dibanding tahun lalu, animo peserta kali ini sangat tinggi. Awalnya, panitia hanya menargetkan 100 peserta.

Namun ternyata ada 150 offroader dari Rembang, Kudus, Jepara, Pati, Cepu, Blora, Bojonegoro, Tuban, Gresik, Kediri hingga Nganjuk berminat mengikuti event ini.

Selain Bupati Rembang H Abdul Hafidz dan Forkompinda Rembang, Danyonif 410/Alugoro Blora Letkol Inf Loka Jaya Sembada dan pengasuh Ponpes Wali Sembilan/Nurussalam Gomang, Tuban KH Noer Nasroh serta elemen lainnya juga turut menyemarakkan event AER yang titik start dimulai dari Taman Pandansili Desa Kadiwono, Bulu, Rembang.

Taman Pandansili merupakan destinasi wisata baru di kawasan Rembang bagian selatan. Taman Pandansili yang pengembangannya dibantu Semen Gresik ini diresmikan akhir 2019 lalu.
Direktur Produksi PT Semen Gresik Joko Sulistyanto mengatakan ajang AER merupakan bentuk sinergi positif antara dunia usaha, pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama mengangkat pariwisata berbasis potensi lokal di Kabupaten Rembang.

Di rute yang dilewati peserta Affroader Explore Rembang ( AER ) misalnya, ada Taman Pandansili, air terjun Desa Pasucen hingga Cagar Alam Gunung Butak.

Komitmen Semen Gresik untuk mengangkat potensi wisata ini tak hanya lewat event AER saja. Bupati Rembang Abdul Hafidz meninjau Edupark. Semen Gresik
Perusahaan persemenan plat merah ini juga melakukan upaya revitalisasi agar ekosistem dan keanekaragaman hayati di berbagai lokasi tersebut terjaga.

Seperti yang dilakukan di kawasan Cagar Alam Gunung Burak. Upaya revitalisasi yang dilakukan bertahap itu dengan menggandeng BKSDA Jateng.

“Keindahan alam Rembang tidak kalah eksotis dengan daerah lain. Mari kita angkat bersama agar manfaatnya juga bisa dirasakan masyarakat sekitar,” kata Joko Sulistyanto saat melepas iring-iringan peserta AER, Sabtu (21/2/2020).

Rute sejauh 35 kilometer yang dilalui peserta AER juga menyajikan suguhan beragam pemandangan menarik. Mulai dari hijaunya areal pertanian, hutan jati hingga kawasan tambang dengan latar belakang pegunungan kapur yang dari kejauhan tampak seperti permadani hijau raksasa.

Karena rute yang dilalui sulit serta susah untuk bermanuver, maka peserta AER kali ini dikhususkan hanya untuk kendaraan 4×4.

Adrenalin dan nyali peserta ditantang merasakan berbagai sensasi yang ada di rute kategori medium extreme ini. Mulai dari jalur bergelombang, kubangan, tanjakan hingga melintasi jalur sungai penuh bebatuan.

Peserta AER juga ditantang uji ketangkasan di sirkuit Semen Gresik. Sirkuit sepanjang 375 meter diproyeksikan bisa dimaksimalkan untuk berbagai event offroad bahkan skala nasional.
“Sirkuit Semen Gresik ini menjadi kebanggaan tersendiri. Event-event resmi offroad berbagai komunitas bisa menggunakan sirkuit ini,” ujar Ketua Panitia AER PT Semen Gresik, Dharma Sunyata. ( Insan )

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.