Membuka Tirai Kebenaran

Rembang Dinyatakan Status KLB Virus Covid-19

2 min read

LINTASINDONEWS.com, REMBANG – Pemerintah  Kabupaten Rembang menetapkan status Kejadian Luar Biasa ( KLB ) virus corona virus, Keputusan ini diambil setelah ditemukan satu kasus terkonfirmasi positif terjangkit virus Corona di Kabupaten Rembang, yaitu warga desa yang ada di Kecamatan Pamotan.

Sementara itu dari data monitoring Covid-19 Kabupaten Rembang per kamis (26/3) pukul 09.00 wib, ada satu pasien yang telah dinyatakan positif virus Corona. Sementara untuk ODP  65 orang dan PDP ada 3 orang, sebelumnya pada rabu (25/3) PDP  berjumlah 4 orang dan satu orang dinyatakan sembuh.

Pasien yang positif Covid-19 saat ini sedang dalam perawatan isolasi di RSUD Wongsonegoro, Semarang. Kata Kepala Dinas Kesehatan (DinKes ) Kabupaten Rembang Ali yofi’i, jumat 27 maret 2020.

Bupati Rembang H.Abdul Hafidz  mengatakan, menyikapi kejadian tersebut ,selain itu melihat lonakan kepulangan penduduk dari luar daerah yang hampir mencapai ribuan orang . Oleh karena itu pemerintah Kabupaten Rembang  mengantisipasi penyebaran Virus Coid -19 ini .

“Yang menonjol pertama adalah setelah ditetapkannya seseorang dinyatakan positif. Yang kedua, lonjakan orang-orang yang ada di luar baik luar negeri, maupun dari luar daerah khususnya Jabodetabek, luar pulau, satu dua hari ini luar biasa. Jumlahnya sampai ribuan. Oleh karena itu pemerintah mengantisipasi jangan sampai ini bisa menjadi penyebaran COVID-19 di Rembang, “imbuhnya.

Pihaknya bersama semua elemen, memutuskan bahwa sejak Pukul 16.30 WIB tanggal 28 maret 2020  Kabupaten Rembang ditetapkan status keadaan luar biasa ( KLB ). Sehingga nantinya masyarakatbisa memahami secara utuh . Karena dengan KLB  diharapkan KLB bisa terkoordinasi . Seperti diketahui baru-baru ini ada satu warga Rembang yang positif Covid -19.

Setelah di tetapkan Rembang  KLB  nanti akan di rumuskan pokja,  besuk pokja akan menyelesaikan tugas sehingga hari senin bisa selesai.

 “Jadi nanti dari 6 gugus pokja yang akan merumuskan itu. Saya sampaikan memang akan ada batasan-batasan yang harus ditaati oleh masyarakat. Senin besok akan kami sampaikan kepada masyarakat melalui media, “tuturnya.

Hadir dalam acara tersebut, wakil bupati Bayu Andriyanto, Sekda Rembang Subhakti, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang dr Ali Safi’i, asisiten 1 Mualif serta Kabag Humas Arief. (Insan)

 

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

LintasIndoNews Social