Membuka Tirai Kebenaran

Rocky Gerung Tetiba Bahas Soal Tanah, Netizen Riuh

5 min read

Tak Hadir di ILC TVOne Malam Tadi, Rocky Gerung Tetiba Bahas Soal Tanah, Netizen Riuh

LintasIndoNews.com – Ketidakhadiran pengamat politik Rocky Gerung di program talkshow ILC TV One Selasa (19/2/2019) tadi malam menjadi perbincangan warganet.

ILC TV One yang dipandu Karni Ilyas itu mengangkat tema: “Debat Kedua Capres: Benarkah Jokowi di Atas Angin?”

ILC TV One menghadirkan akademisi Profesor Abrar Saleng, Komisioner KPU Wahyu Setiawan, serta Profesor Karim Suryadi sebagai penanggap.

Tim Sukses Pasangan No Urut 01 Jokowi-KH Maruf Amin diwiliki Budiman Sudjatmiko sementara Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diwakili di antaranya Fadli Zon.

Tak sedikit Warganet menumpahkan kekecewaannya atas ketidak hadiran Rocky Gerung.

Begini Jadinya Ketika Hotman Paris Bahas Soal Isu Tanah Prabowo yang Disebut Jokowi di Debat Pilpres

Suami Dewi Perssik Geram, Sebut Seorang Pengacara Lecehkan Dirinya, Ancam Lakukan Hal Ini

Benarkah Prabowo Penguasa Lahan di Aceh Seperti Tudingan Jokowi? DLHK dan Wahli Ungkap Faktanya

diahrosmini: Semalam kurang oke ngga ada bang RG …apalagi pengamat fiskal yg hadir …mestinya jgn pengamat dong tapi cebonger aja …kurang greget untung ada bpk yg cerdas bpk Rizal Ramli

ernamasulili: ILC yg td mlm, Selasa 19Febr sama sekali ga seru. Selain bbrp orang di nomer2 pembicaranya kw-an. Parahhh. Klo bgt terus turunlah ratingnya. Kt jg males nontonnya.

“No rocky no nonton TV,” tulis yang lain.

Apakah benar RG tak diundang?

Namun Karni Ilyas sendiri menyayangkan Rocky Gerung tak bisa hadir di ILC episode tadi malam.

“Saya berharap malam ini dia ada. Lagi naik gunung lagi dia, dan memang hobinya naik gunung,” katanya.

Sementara itu dipantau di twitter, akun medsos satu-satunya yang dikelola Rocky, akhirnya menjawab saat ditanya alasannya tak hadir.

“Yah kok gada di ilc sih prof,” tanya akun Anisa Agustina‏.

Anisa Agustina bertanya di kolom komentar cuitan Rocky yang berbunyi: Saya tak suka mendikte. Jadi, juga tak suka didikte. Oleh mahluk apapun.

Lalu apa jawaban Rocky Gerung?

Rocky Gerung tetiba bahas soal tanah.

“Lagi ngukur tanah,” jawab Rocky Gerung singkat.

Jawaban Rocky Gerung tersebut membuat netizen riuh.

Sejumlah netizen mempertanyakan soal tanah yang dimaksud Rocky Gerung.

Berikut diantaranya:

“@rockygerung @AnisaAgustina13 Tanahnya siapa pak @rockygerung ..??,” tulis akun @SantosoKoni.

“@rockygerung Tanah yg dikalimantan sama di aceh bukan prof,” tulis akun @AnisaAgustina13.

Di salah satu momentum wawancara di TV, Rocky Gerung menyentil Jokowi yang menghafal luas hektare tanah Prabowo Subianto.

Seminar di Jateng

Dikutip Tribun-timur.com dari akun twitter @rockygerung, sebelum ILC TV One berlangsung, Rocky Gerung terpantau sedang berada di Pemalang, Jawa Tengah bersama Said Didu dan sejumlah praktisi.

Jawa Tengah termasuk salah satu provinsi yang ditargetkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk menang besar di Pilpres 2019.

Rocky Gerung dan Said Didu menghadiri Seminar Kebangsaan dengan tema Ikhtiar Membangun Demokrasi Cerdas dan Berkualitas menjamin Berkembangnya Dunia Usaha.

Begini Jadinya Ketika Hotman Paris Bahas Soal Isu Tanah Prabowo yang Disebut Jokowi di Debat Pilpres

Suami Dewi Perssik Geram, Sebut Seorang Pengacara Lecehkan Dirinya, Ancam Lakukan Hal Ini

Benarkah Prabowo Penguasa Lahan di Aceh Seperti Tudingan Jokowi? DLHK dan Wahli Ungkap Faktanya

Karni Ilyas Protes Pernyataan Rocky Gerung

Presiden ILC TV One Karni Ilyas rupanya mengikuti dinamika yang berkembang di luar forum Indonesian Lawyer Club atau ILC TV One.

Saat membuka ILC TV One tadi malam, Karni Ilyas membahas pernyataan Rocky Gerung mengenai ILC TV One sebagai forum oposisi.

Padahal Karni Ilyas dan seluruh kru ILC TV One selalu menyajikan informasi yang berimbang.

Karni Ilyas yang juga Pembawa Acara Indonesia Lawyers Club memberi klarifikasi terkait pernyataan Pengamat Politik Rocky Gerung yang sebut suara ILC sebagai suara oposisi.

Hal tersebut disampaikan Karni Ilyas saat membuka acara ILC yang tayang live di tvOne, Selasa (19/2/2019).

Karni Ilyas mengaku tidak tahu di mana dan kapan Rocky Gerung menyampaikan hal tersebut.

Karni juga mengaku bingung saat mendengar ada pernyataan seperti itu.

“Karena saudara Rocky setiap ke sini juga melihat bahwa setiap episode, antara oposisi dan posisi itu orangnya sama banyak,” ujar Karni Ilyas.

Karni Ilyas lantas mencontohkan pernyataannya itu dengan para tamu yang hadir di ILC yang bertema “Debat Kedua Capres: Benarkah Jokowi di Atas Angin?” ini.

“Kalau malam ini ada tiga dari oposisi, ada tiga juga dari posisi. Yang lain adalah orang-orang yang kita anggap netral atau yang berada di tengah, termasuk malam ini Profesor Abrar Saleng, dan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, serta Profesor Karim Suryadi, kita anggap adalah tokoh-tokoh yang netral,” papar Karni Ilyas.

Ia pun menegaskan bahwa ILC selalu seimbang.

Rocky Gerung saat tampil dalam acara ndonesia Lawyers Club (ILC) di TV One, Selasa (15/1/2019) malam. (Capture/YouTube Indonesia Lawyers Club)

Menurut Karni Ilyas, pernyataan terkait ILC sebagai suara oposisi ini justru muncul karena Rocky Gerung kerap tampil di acaranya itu.

“Bahwa terkesan oposisi justru setelah Rocky Gerung beberapa kali ikut bicara di ILC dan ternyata dia menguasai pembicaraan,” ujar Karni.

“Sehingga oposisinya lebih kencang daripada yang posisi,” imbuhnya.

Rocky Gerung Sebut ILC sebagai Forum Bertukar Logika

Sementara itu, diberitakan TribunWow.com sebelumnya, Rocky Gerung mengatakan ada larangan untuk menonton program acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang tayang di tv One.

Larangan itu menurut Rocky dilontarkan oleh seorang jurnalis senior yang tak disebutkan namanya oleh Rocky.

Hal tersebut diungkapkan Rocky Gerung saat menjadi bintang tamu di acara ulang tahun tv One yang ke-11, pada Kamis (14/2/2019).

Mulanya, Rocky yang diminta untuk memberikan pidato sesuai dengan tema yakni, ‘Beda Itu Indah’.

Dirinya mengungkapkan memiliki catatan untuk ILC, di mana dalam acara tersebut, Rocky memang sering menjadi narasumber untuk berdiskusi dan berdebat.

Rocky Gerung saat menjadi bintang tamu di acara ulang tahun tv One yang ke-11, pada Kamis (14/2/2019). (Capture Youtube Talkshow TvOne)

“Saya mau kasih catatan, di dalam diskusi kemarin ada seorang jurnalis senior yang bahkan sangat senior, di dalam pemaparannya meminta supaya jangan menonton ILC itu,” ujar Rocky Gerung.

Dosen Universitas Indonesia ini merasa aneh dengan pernyataan tersebut.

Karena menurutnya ILC merupakan tempat untuk berdiskusi.

Sementara mendengar bahwa acaranya dilarang untuk tak ditonton, pembawa acara ILC, Karni Ilyas yang duduk di bangku penonton melihat Rocky hanya tersenyum.

Karni Ilyas tampak tersenyum lebar saat acaranya mendapatkan larangan untuk tak ditonton.

Rocky lalu melanjutkan alasannya untuk tidak mematuhi jurnalis senior itu.

Menurutnya, ILC merupakan forum bertukar logika.

“Itu agak ajaib bahwa jurnalis menganjurkan agar supaya jangan menonton forum akal sehat, sebetulnya saya merasa bahwa ILC itu bukan lagi lawyers club, tapi logician club itu,” kata Rocky yang disambut tertawaan dari para hadirin.

“Apa namanya, Indonesia Logician Club, Club Logika Indonesia, karena memang kita ingin supaya logika itu jadi satu-satunya tata bahasa dalam hari-hari ini.”

Rocky lalu bercerita bahwa sejak dulu forum diskusi dan berdebat sudah terjadi, yakni di pasar.

“Dulu juga begitu, orang berdebat di pasar kira-kira abad ke-5 sebelum masehi, demokrasi itu adanya di pasar, tempat orang berdebat,” tambahnya.

Sumber:

(TribunWow.com/tribun-timur.com)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.