Membuka Tirai Kebenaran

Sambang Warga Bupati Klaten Tawarkan Layanan Publik Berjalan

2 min read

Layanan Berjalan

LINTASINDONEWS.com, KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten punya terobosan baru untuk melayani masyarakat.

Dikemas melalui acara Sambang Warga di Gedung Srikandi Kadirejo, Karanganom, Klaten (Rabu, 15/01)

Bupati Sri Mulyani membawa layanan publik lebih dekat dengan masyarakat, tak ubahnya layanan berjalan.

Ada sekitar 12 mobil layanan yang siap melayani kebutuhasn warga. Stand yang disiapkan oleh panitia tampak berderet rapi menyambut pengunjung.

Ada mobil layanan Matur Dokter, Perpustakaan Keliling, Titip Bandaku, Samsat Keliling, SIM Keliling, Layanan Jemput Bola Kependudukan, Pajak On line, Pencarian Kartu AK-1 bagi pencari kerja On Line, Perizinan On Line sampai BPJS Kesehatan ikut berpartisipasi.

Salah satunya adalah mobil Samsat Keliling. Mobil layanan bantuan Bupati Klaten yang kerjasama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk meningkatkan target pendapatan dari pajak kendaraan itu memberikan prosedur mudah dan cepat.

Masyarakat cukup bawa STNK dan menunjukan KK atau KTP bisa di layani.

Hanya butuh waktu lima menit, STNK sudah terealisasi.

Hari ini ada 35 warga yang terbantu, kata Hariyanto dari petugas Samsat Klaten ini.

Tidak jauh dari Mobil Samsat ada mobil layanan SIM Keliling. Mengerahkan 5 personil, warga tampak antusias menunggu antrian.
Sampai jam 11.00 sudah ada 24 warga Klaten yang memperpanjang SIM-nya.

Disini hanya melayani perpanjangan SIM. Kalau SIM baru hanya bisa dilayani di kantor. Masyarakat cukup membawa SIM lama berikut foto kopinya. Biayanya juga cukup murah. Biaya SIM sebesar 75 ribu dan tes kesehatan 30 ribu, kata Kepala Pelayanan SIM Satlantas Polres Klaten Aiptu Wasis Purnomo di tempat.

Bupati Klaten Sri Mulyani yang datang di lokasi didamping Sekretaris Daerah Jaka Sawaldi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ronny Roekmito dan sejumlah pejabat sengaja mengemas acara Sambang Warga dengan wajah baru.
“Saya ingin mendekatkan layanan publik itu lebih dekat dengan rakyat. Jadi ketika masyarakat itu datang bisa menikmati layanan pemerintah.

Contoh sekarang musim hujan. Ada inovasi Titip Bandaku. Bukan titip bojoku ya. Surat-surat berharga kalau kuatir hilang atau rusak bisa dititipkan ke Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten. Tentunya dijamin aman “ jelas Bupati Klaten disambut gelak tawa 1.200 warga yang hadir.

Selain membawa layanan publik lebih dekat dengan masyarakat, Bupati Sri Mulyani juga mengajak warga berdialog serta memberikan sejumlah bantuan. Bantuan itu berupa alsitan traktor, bea siswa, kartu KIS, RTLH dan bantuan kaum difabel.(danang)

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan (alenia pertama pembukaan UUD 1945)”

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.