Membuka Tirai Kebenaran

Satu Keluarga Tewas Keracunan Asap, di Makamkan di TPU Kadipaten Andong

1 min read

Gambar ilustrasi pihak ketiga

LINTASINDONEWS.com, BOYOLALI  – Malam itu nampak Warga Kadirejo RT11 RW02 ramai berkumpul di Salah satu rumah warga empat korban tewas keracunan asap genset saat banjir di Jakarta Timur.

Tangis histeris pecah tak terhindarkan, saat jenazah datang dengan dua ambulance dari jakarta.

Jenazah satu keluarga yang tewas ini, dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Mertosari, Dukuh Kadirejo, Desa Kadipaten, Kecamatan Andong, Jumat (3/1) malam itu juga. Keempat korban adalah satu keluarga terdiri suami, istri dan dua anak.

Keempat jenazah tersebut tiba di rumah duka jumat (3/1) pukul 21.30 WIB, dari rumah sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Jenazah dibawa dengan dua mobil ambulan, Setibanya di rumah orang tua almarhum Mahmudi (35), jenazah dishalatkan terlebih dahulu sebelum dimakamkan.

Jenazah dimakamkan dalam satu liang lahat menjadi satu. Korban secara administratif, sudah bukan lagi warga Desa Kadipaten. Mereka telah lama menetap dan memiliki KTP Jalan Kayu Mas Selatan VI Blok C RT 01/RW 09 Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Sedangkan istrinya asal Klaten Diinformasikan, satu keluarga Mahmudi (35) dan istrinya, Ayu Maryana Oktavia (29) serta dua anaknya ditemukan tewas dirumah kontrakannya, Kamis (2/1) malam. Diduga mereka keracunan asap genset yang dinyalakan sebagai pengganti aliran listrik PLN yang mati akibat bencana banjir. (Tim)

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan (alenia pertama pembukaan UUD 1945)”

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

LintasIndoNews Social