Membuka Tirai Kebenaran

Satu Orang Pasien PDP Meninggal Dunia

2 min read

LINTASINDONEWS.com, REMBANG — Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP)  yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) dr R Soetrasno Rembang, meninggal dunia, Rabu ( 08/ 04 / 20 ) sekitar jam 16.40 WIB. Almarhum berusia sekitar 70 tahun dan berjenis kelamin  laki- laki. Sebelumnya orang tersebut mempunyai riwayat sakit paru- paru, serta pernah dirawat di RSUD dr.R.Sutrasno sejak Januari 2020 lalu.

Kepala Seksi Informasi RSUD dr.R Sutrasno Rembang
Tabah Tohamik, menuturkan ada pasien PDP yang di rawat di RSUD Rembang meninggal dunia, jenis kelamin laki-laki ,usia 70 tahun, Rabu ( 08/ 04/2020 ) jam 16.40 WIB, pasien tersebut dari desa Kecamatan Sluke /Rembang.

“ Ya ada satu orang pasien PDP yang meninggal dunia, laki-laki usia 70 tahun, warga desa Kecamatan Sluke,” jelas Kepala Seksi Informasi RSUD Dr. R.Sutrasno Rembang rabu ( 08/04/2020 ).

Sementara itu, Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Rembang, Arief Dwi Sulistya mengatakan,  pasien tersebut berasal  dari Desa Kecamatan Sluke dan sering kontrol di RSUD dr R Soetrasno, Ia meninggal dunia dalam perawatan isolasi di RSUD dr.R.Sutrasno pada rabu ( 08 / 04 / 2020 ).

“Ya memang betul pasien tersebut awalnya dirawat di Puskesmas Sluke,  Senin ( 06/ 04 /20 ). Kemudian Selasa, dirujuk ke RSUD dr. R Sutrasno dengan gejala menyerupai covid-19, sehingga masuk kategori PDP” ucap Arief Dwi Sulistya.
Arief menyebut, pada pasien belum sempat dilakukan cek swab COVID – 19 atau Virus CORONA . Pasien sendiri memiliki riwayat sakit paru – paru, selai itu juga faktor dari usia.

Ia menjelaskan bahwa pasien di rujuk ke RSUD dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk di tes swab.
“Belum sempat di tes swab, karena pasien kondisinya belum memungkinkan dites swab, yang bersangkutan sudah meninggal dunia,” terangnya.

Terkait penanganan jenazahnya, menurut Arief Dwi Sulistya, dilaksanakan sesuai SOP Covid – 19. “ Karena meninggalnya sudah kategori PDP, maka penanganan jenazahnya sesuai SOPCovid – 19, namun warga tidak perlu resah,” ujarnya.

Jenazah akan di makamkan di desa Kecamatan Sluke , setelah semua persiapan pemakaman selesai . Saat pasien di rujuk ke RSUD, pihak Pus Kes Mas Sluke langsung melakukan tracking atau pelacakan terhadap siapa saja yang telah melakukan kontak dengan yang bersangkutan , dan akan dilakukan lebih lanjut. ( Insan )

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.