Membuka Tirai Kebenaran

Sekda Konsel Pimpin Apel Hari Pertama Ramadhan 1440 H

2 min read
Saat upacara hari pertama ramadhan

LintasIndoNews.com | Konawe Selatan — Memasuki hari pertama kerja pada bulan suci ramadhan 1440 H/2019 M, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Ir. Drs. H. Sjarif Sajang, M.Si pimpin Apel Pagi, bertempat di Halaman Upacara Rujab Bupati, Senin (7/5/2019).

Mengawali arahannya, atas nama pribadi dan Pemda, Sjarif Sajang menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan, serta berpesan agar tidak menjadikan alasan Puasa untuk melemahkan dan bermalas-malasan dalam bekerja utamanya terkait kedisiplinan.

“Pagi ini merupakan hari istimewa, karena apel pagi diundur dan dimulai jam 08.00 WITA sesuai surat edaran Bupati, karena menghadapi bulan puasa, jadi jangan jadikan alasan untuk tidak menghadiri Apel yang telah menjadi rutinitas kita,” kata Sjarif.

Sekda yang masih mendapati belum meningkatnya tingkat kehadiran pejabat eselon dan staf pada apel pagi awal puasa tersebut, berpesan agar para pejabat maupun staf untuk segera mengintropeksi diri terkait peningkatan kedisiplinan, sebelum sanksi berat mendera, yang tentu merugikan secara pribadi dan instansinya.

“Saya berharap para ASN yang tidak mengikuti apel pagi, agar segera sadar dan berbenah diri, utamanya pejabat eselon yang seyogyanya menjadi panutan bagi jajarannya, dan mari jadikan momentum bulan puasa ini untuk beribadah dan instrospeksi dengan meningkatkan kedisiplinan,” ucap Sjarif.

Sebagai pegawai tidak seharusnya berbuat demikian, karena sama saja telah melanggar dan tidak berpegang teguh pada Sumpah Panca Prasetya KORPRI

Disampaikannya juga, bahwa selain ada sanksi yang menanti berupa bagian dari evaluasi kinerja, dan sesuai kesepakatan bersama, yang tidak ikut rutinitas setiap senin ini akan diumumkan nama-namanya pada setiap Apel.

“Kita masih beri kesempatan dan peringatan, tetapi akan ada saatnya untuk diberian sanksi administratif dan sosial berupa pempublikasian kepada umum baik saat apel maupun di media, agar yang bersangkutan merasa malu,” tegas Sjarif.

Untuk lebih akurat tingkat kehadirannya, tandasnya, saya perintahkan kepada BKD agar menyiapkan absensi manual sebelum apel dimulai dengan memisahkan masing-masing map absensinya, dibawah tanggung jawab penuh pimpinan OPD dengan membubuhkan tanda tangannya. Termasuk memastikan absennya pegawai karena izin atau tugas luar, serta membuat planing terencana terkait urusan kepegawaian.

“Sekali lagi, mari jadikan bulan berkah ini sebagai momentum peningkatan kualitas dan kapasitas kita dengan melaksanakan kewajiban sebagai aparatur dengan baik, juga sebagai bentuk keteladanan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan sujud syukur atas rezeki dan kesempatan yang diberikan oleh Allah, SWT,” pungkas Sjarif.

Dikesempatan itu juga, Sjarif mengingatkan, bahwa Mei ini merupakan triwulan kedua penyampaian laporan hasil pemeriksaan (LHP) kepada BPK. Dimana masing2 OPD agar lebih memperhatikan dan menindak lanjuti serta membereskan jika ada temuan BPK utamanya terkait aset, tanah atau benda bergerak lainnya, agar bersih dari catatan laporan pemeriksaan dengan target mempertahankan predikat opini WTP dan terus ditingkatkan kelasnya.

Untuk diketahui, usal Apel, sesuai kesepakatan dan perintah Sekda dan Bupati Konsel, bagian kepegawaian membacakan nama-nama yang tidak mengikuti Apel, yang terdiri dari beberapa pejabat eselon dan staf lingkup Pemda Konsel. (Edison)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.