Membuka Tirai Kebenaran

SG Dukung Pemkab Rembang Cegah Covid-19 ,Siapkan Tenda Pemeriksaan diperbatasan

2 min read

LINTASINDONEWS. com, REMBANG – PT Semen Gresik mendukung berbagai upaya pemerintah dalam upaya pencegahan virus corona (Covid-19). Salah satu bentuk dukungannya berupa penyediaan tenda untuk pos pemeriksaan dan sekaligus rapid test perantauan yang pulang kampung maupun elemen lain yang masuk wilayah Rembang saat pandemi corona.

Diperkirakan ada lebih dari ribuan orang perantauan dari wilayah zona merah Covid-19 yang pulang kampung saat pandemik Corona..

Wilayah tujuan mereka seperti Kabupaten Kudus, Pati , Rembang. Wilayah Rembang yang berbatasan langsung dengan JawaTimur juga menjadikannya daerah lintasan sehingga aktivitas keluar masuk orang maupun barang ramai di kawasan perbatasan.

Semen Gresik berkolaborasi dengan Pemkab Rembang melakukan upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di kawasan perbatasan. Mendirikan tenda yang digunakan petugas gabungan untuk memeriksa kondisi kesehatan pengguna jalan yang melintas diakses keluar masuk Kabupaten Rembang tersebut.

Tenda Semen Gresik berdiri di empat titik strategis. Dua tenda di Sarang dan Sale yang berbatasan dengan Tuban, Jawa Timur. Dan dua tenda lainnya di Kaliori yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Pati serta Bulu yang merupakan pintu masuk dari arah Kabupaten Blora.

Kepala Unit Komunikasi dan Bina Lingkungan PT Semen Gresik Syaicul Amin mengatakan tenda Pos Covid-19 itu akan beroperasi selama sebulan mendatang. Pihaknya berharap penyediaan fasilitas pendukung kegiatan pemeriksaan kesehatan dan sekaligus rapid test di perbatasan Rembang ini berkontribusi positif menekan angka kasus positif Covid-19 seiring masifnya pergerakan orang atau perantauan yang pulang kampung saat pandemi corona.

“Semen Gresik mendukung apapun upaya pemerintah terkait penanganan Covid-19 Seperti penyediaan tenda di empat titik perbatasan di Kabupaten Rembang ,” kata Syaicul Amin, Jumat (17/4/2020).

Kegiatan pemantauan kesehatan di tenda Semen Gresik ini melibatkan sejumlah instansi Dinkes,Dishub Kabupaten Rembang hingga petugas PusKesMas, Polsek dan Kecamatan yang ada di perbatasan tersebut. Dalam sehari ada ratusan kendaraan baik umum maupun pribadi yang diberhentikan petugas gabungan berpakaian APD standar di empat titik pos pemeriksaan kesehatan tersebut.

Salah seorang petugas dari Puskesmas Kragan, Leli mengatakan pemeriksaan pengguna jalan ini penting. Sebab saat ini yang berpotensi menularkan Covid-19 tidak hanya ODP atau PDP saja. Orang yang tanpa gejala juga berpotensi menjadi carrier pandemi ini.

Kepada para perantauan dari zona merah Covid-19, Leli berpesan jika di rumah langsung ganti pakaian, cuci tangan dengan sabun atau mandi.Tak kalah penting rajin konsumsi multivitamin untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh.

“ Setelah dari rumah jangan keluar di rumah saja, dan jangan ngopi di warung dulu, karena anda masuk Orang Dalam Pemantauan ( ODP ) sebab anda baru pulang dari zona merah ,” tandas Lely . ( Insan )

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.