Sel. Okt 15th, 2019

Membuka Tirai Kebenaran

SMP Negeri 1 Sambirejo menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri

2 min read


LintasIndoNews.com, SragenDibawah kepemimpinan Drs. Nanung Hermawan, M.Pd selaku Kepala Sekolah, SMP Negeri 1 Sambirejo menyandang Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional di tahun 2017. Adiwiyata yang mempunyai pengertian atau makna tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup dan menuju cita-cita pembangunan berkelanjutan.

Sekolah Adiwiyata mempunyai arti dalam bahasa jawa pawiyatan sajroning taman sehingga tidak mengherankan lagi jika SMP Negeri 1 Sambirejo wilayahnya bersih dan asri, menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah di kemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggungjawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.

Saat berbincang-bincang dengan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sambirejo, beliau menyampaikan bahwa prestasi ini adalah keberhasilan bersama warga SMP Negeri 1 Sambirejo dalam mewujudkan sekolah adiwiyata tingkat nasional dan menuju sekolah adiwiyata mandiri. Di bawah koordinator Bapak Ibnu Trawoco yang telah mampu menggerakkan semua warga SMP Negeri 1 Sambirejo guyub rukun, kerjasama, sama-sama kerja dengan membentuk pokja-pokja yang bertanggungjawab di bidangnya masing-masing tanpa mengenal lelah.

Jerih payah tersebut terbayar pada tanggal 21 Desember 2017 saat SMP Negeri 1 Sambirejo menerima Piagam sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional yang diwakili oleh Kepala Sekolah Drs. Nanung Hermawan, M.Pd dan Koordinator Sekolah Adiwiyata Bapak Ibnu Trawoco dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta.

Kedepannya SMP Negeri 1 Sambirejo optimis dan antusias untuk mewujudkan Sekolah Adiwiyata Mandiri dengan tetap menerapkan prinsip-prinsip dasar program adiwiyata yaitu partisipatif dan berkelanjutan dengan memperhatikan empat komponen program yang merupakan satu kesatuan yang utuh yaitu :

1. Kebijakan berwawasan

2. Meningkatkan efisiensi penggunaan dana operasional sekolah melalui penghematan dan pengurangan konsumsi dari berbagai sumber daya dan energi

3. Menciptakan kebersamaan warga sekolah dan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif

4. Menjadikan tempat pembelajaran nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar

5. Meningkatkan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui kegiatan pengendalian pencemaran, pengendalian kerusakan dan pelestarian fungsi lingkungan sekolah.

Kontributor = seno

Share this:

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

LintasIndoNews Social

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Copyright © LintasIndoNews.com | by Media Group AWPI.