Membuka Tirai Kebenaran

Suasana Pandemi Covid 19, Pembelajaran Daring SMAN 1 Kartasura Tetap Berjalan Aktif

2 min read

SUKOHARJO – Era pandemi covid 19 semua siswa didik melakukan pembelajaran Jarak Jauh atau BJJ atau pembelajaran daring, semua siswa cukup belajar dari rumah saja. Bimbingan guru lewat whasapp masing – masing siswa, guna mengoptimalkan BJJ agar berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan, baik bagi para guru maupun anak didiknya. agar siswanya tetap mendapatkan ilmu dari para guru yang mampu dikonsumsi siswanya dengan baik, maka tiap sekolah, baik ditingkat, Sekolah Dasar, SMP maupun SMA/SMK memiliki cara masing – masing.

Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Sekolah SMAN 1 kartasura Dra Dwi Ari Lestari MPd kepada wartawan diruang tamu SMAN 1 Kartasura Kamis(18/3/21), yang didampingi Waka Kesiswaan Drs Joko MM, Waka Sapras Widodo MPd, Waka Kurikulum Drs Herman TP.

“SMAN 1 Kartasura selama para siswa tidak belajar disekolah atau dengan kata lain siswa belajar dari rumah saja, yakni melalui Belajar Daring atau BJJ yaitu Belajar Jarak Jauh. Pihak sekolah menggunakan program pembelajaran melalui aplikasi google classrom, dengan menggunakan sistim ini, lanjut Dwi Ari, para guru dalam memberikan pelajaran kepada siswanya bisa terpantau. Sehingga bagaimana guru memberikan pelajaran kesiswanya dan sebaliknya siswa dalam mengikuti pelajaran semua bisa terpantau.

Guru harus mengisi jurnal, dan siswa tiap hari selalu diabsen. Dan tak lupa,tambah Dwi Ari, tetap melaksanakan 5M, adalah 1. Memakai Masker, 2. Mencuci tangan dengan sabun, 3. Menjaga Jarak, 4. Menghindari Kerumunan, dan 5. Mengurangi Mobilitas

” Dalam sistim google classrom ini jika ada siswa yang malas segera bisa diketahui, memang kita akui sistem belajar seperti daring saat ini, siswa ada yang malas, dengan alasan bosan, jenuh, ada yang beralasan ga punya pulsa, padahal untuk kegiatan daring ini siswa sudah memperoleh bantuan pulsa dari Kementrian Pendidikan, maka, Dwi Ari, meneruskan, pihak sekolah selalu memberikan motivasi, bimbingan, arahan agar siswa tetap bersabar dulu dan tetap semangat dalam mengikuti belajar dari rumah, dan jika ada siswa yang malasnya sudah keterlaluan sehingga tidak proaktif mengikuti belajar daring, maka pihak sekolah melakukan pemanggilan kepada siswa tersebut, kemudian ditanya mengapa tidak aktif mengikuti daring tersebut, selanjutnya diberikan nasehat, bimbingan, arahan, agar siswa tersebut bisa aktif kembali mengikuti kegiatan daring tiap harinya” Ungkap Dwi Ari

Sementara ketika ditanya tentang harapan soal proses pendidikan, Dwi Ari menginkan untuk segera dilakukan pembelajaran tatap muka, seperti yang lalu, karena dengan belajar melalui tatap muka hasil belajar yang didapat para siswa lebih oktimal, karena siswa tidak mengalami kejenuhan.” Kalau tatap muka kan berfariasi belajarnya, bisa mengurangi kejenuhan mas.” Akunya

Dwi Ari menambahi, ” masa tidak pernah ketemu tahu – tahu siswa sudah lulus, sehingga hubungan kekeluargaan antara guru dan siswa terhalang karena tidak pernah bertemu secara langsung,” Ulasnya.

Dwi Ari juga menyampaikan, jika dilakukan sistim belajar tatap muka. maka di SMAN 1 kartasura sudah siap. ” Karena sarana dan prasarana penunjang pembelajaran di sekolah ini telah lengkap” Tutupnya

Diakhir pembicaraan, Waka Kesiswaan juga mengungkapkan dengan belajar tatap muka langsung pelajaran kedisiplinan para siswanya bisa terlaksana dengan baik.(Tim)

 

Editor: Seno

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.