Membuka Tirai Kebenaran

Suharti Tokoh Perempuan: Mari Kita Jaga Lingkungan di Saat Wabah Corona Seperti Ini

2 min read

Suharti (dalam lingkaran) berpose dengan para PKK Perum Gupitsari, Desa Teras, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyalali, Provinsi Jawa Tengah

BOYOLALI, Peran perempuan dalam pembangunan dapat dimaksimalkan dengan meningkatkan kualitas hidup, terutama akses terhadap fasilitas pendidikan, kesehatan dan hukum, perluasan kesempatan untuk berpartisipasi dalam dunia politik serta untuk terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan terkait pembangunan nasional.

Berbicara tentang perempuan, tidak sedikit hasil kajian yang menyebutkan perempuan dan anak masih tergolong kelompok rentan yang sering mengalami berbagai masalah, seperti kemiskinan, bencana alam, konflik, kekerasan, dan sebagainya.Hal itu tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga negara-negara lain di seluruh dunia.

Pun di era emansipasi seperti sekarang, perempuan acapkali dianggap sebagai kelompok kelas kedua (subordinat), sehingga mereka tidak memperoleh persamaan hak dengan laki-laki.

Kali ini tim media lintasindonews melirik salah seorang tokoh perempuan, sebut saja Suharti perempuan asli kelahiran pemalang Jawa Tengah ini kini tinggal di Perum Gupitsari RT 09 RW 02 Desa Teras Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali, menjadi figur di tempat tinggalnya.

Dialah penggerak PKK yang aktif di semua kegiatan, yakni pengumpulan sampah menjadi bank sampah yang kali ini sudah menjadi program pemerintah.

Suharti tinggal di perum ini mengikuti sang suami Janter RS, kini di karuniai dua anak dan dua cucu. Meski habis sembuh dari sakitnya, Suharti sudah beraktifitas kembali. Dia mencintai lingkungan yang damai, bersih dan peduli dengan sesama, itulah didikan kedua orang tuanya dulu yang tetap dia pegang teguh.

Perempuan tomboy dan suka berbicara ceplas-ceplos ini, sangat geram jika melihat warganya tidak aktif di lingkungan. Untuk itu dia menghimbau kepada semua warga agar lebih peduli lingkungan, apalagi kini di Indonesia bahkan seluruh dunia sedang wabah pandemi Covid-19.

Suharti berpesan agar masyarakat khususnya perum gupitsari untuk mengikuti himbauan pemerintah, melakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang sedang di galakkan Pemerintah.

Yakni, sering memakai masker, berdiam diri di rumah saja dan pergi jika hanya sesuai keperluan saja. Suharti sangat prihatin dengan kondisi seperi ini, dia mengajak masyarakat untuk peduli dengan pandemi virus yang membahayakan ini.

Itulah sekilas figur perempuan yang kini sedang banyak di perbincangkan banyak orang, karena kepeduliannya Terhadap lingkungan.

Mari Kita jaga lingkungan di saat wabah corona seperti ini, “pesan Suharti.  (Tim AWPI).

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.