Membuka Tirai Kebenaran

Trending Topik Di Twitter #slankmakanuangrakyat

7 min read

TRIBUNWIKI: #slankmakanuangrakyat Trending di Twitter, Ini Profil dan Perjalanan Karir Slank

slank.jpg
Slank saat tampil di Simpang Lima Semarang Minggu (17/3/2019) – Tribun Jateng


LintasIndoNews.com | Politik –– Slank saat ini ramai dibincangkan oleh nitizen di twitter.

Hastag Slank Makan Duit Rakyat (#slankmakanuangrakyat) jadi trending topic di twitter.

Dilansir dari Kompas.com, topik itu ternyata tidak lepas dari rencana Slank yang dijadwalkan manggung di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Minggu (17/3/2019) dalam rangkaian apel kebangsaan.

Kegiatan itu diinisiasi oleh Pemprov Jawa Tengah dengan anggaran Rp 18 miliar.

Lalu apa kata Slank? “Nanyanya jangan ke gue, ke penyelenggara.

Ada-ada aja,” kata salah satu personel Slank, Bimbim di Kampung Laut, Semarang, Sabtu (16/3/2019).

Bimbim enggan berkomentar lebih lanjut atas perang tagar di media sosial. Menurut dia, ada beberapa ada untuk menghadapi atau menanggapi ciutan nitizen.

Ditanya soal perang urat saraf di media sosial, Bimbim memberi contoh.

Jika di media sosial tidak berkata kasar, maka itu dibiarin. Namun jika sudah sampai berkata kasar, nitizen akan didelete atau diblok.

“Kita mengajarkan orang berdemokrasi. Kami membiarkan mereka belajar demokrasi. Kami bukan politisi, jadi tidak langsung menjawab jika dijelek-jelekkan,” tambahnya.

Soal politik, Slank juga mengajak masyarakat agar tidak memilih Golput. Memilih golput sama artinya tidak peduli pada negara.

“Jangan golput, karena kalau (gak pilih) salah satunya pasti jadi Presiden. Dua calon pasti punya kelebihan dan kekurangan, pilih saja salah satunya,” timpal Ridho, personel Slank lainnya.

Slank sendiri manggung sekitar pukul 08.00 WIB di panggung utama. Ia mendapat jatah waktu manggung selama 55 menit. Dalam konser kebangsaan yang dilaksanakan pada Minggu, (17/3/2019), Slank akan menyanyikan lagu-lagu nasionalisme, semangat kebangsaan, dan anti hoaks.

Dibentuk oleh Bimbim

Dilansir dari wikipedia, Cikal bakal lahirnya Slank adalah sebuah grup bernama Cikini Stones Complex (CSC) yang dibentuk oleh Bimo Setiawan Almachzumi atau Bimo Setiawan Sidharta (dikenal dengan Bimbim) pada dekade 80-an.

Band ini hanya memainkan lagu-lagu Rolling Stones dan tak mau memainkan lagu dari band lain, alhasil mereka akhirnya jenuh dan menjelang akhir tahun 1983 grup ini dibubarkan.

Bimbim meneruskan semangat bermusik mereka dengan kedua saudaranya Denny dan Erwan membentuk Red Evil yang kemudian berganti nama jadi Slank, sebuah nama yang diambil begitu saja dari cemoohan orang yang sering menyebut mereka cowok selengean, atau lelaki urakan, dengan personel tambahan Bongky (gitar) dan Kiki (gitar).

Kediaman Bimbim di Potlot 14 jadi markas besar mereka dan menjadi situs wajib yang harus dikunjungi para Slanker.

Mereka sempat tampil di beberapa pentas dengan membawakan lagu-lagu sendiri sebelum Erwan memutuskan mundur karena merasa tidak punya harapan di Slank.

Dengan perjuangan panjang terbentuklah formasi ke tigabelas dengan Bimbim, Kaka, Bongky, Pay dan Indra, Slank baru solid. Mereka mulai membuat demo untuk ditawarkan ke perusahaan rekaman.

Album Pertama

Album Pertama Slank ()

Setelah berulang kali ditolak, akhirnya tahun 1990 demonya diterima dan mulai rekaman debut album Suit… Suit… He… He… (Gadis Sexy).

Album yang menampilkan tembang Memang dan Maafkan itu meledak dipasaran sehingga mereka pun diganjar BASF Award untuk kategori pendatang baru terbaik.

Album tersebut juga seakan menampar industri musik Indonesia yang kala waktu itu masih gencarnya lagu melayu seperti tembang Issabella milik Search.

Musik padu-padan rock and roll blues a la SLank akhirnya dekat dengan anak muda di Indonesia. Gaya mereka yang khas, cuek, slengean, tapi bersahabat berhasil menarik massa yang saat itu masih sebatas minoritas.

Album kedua mereka, Kampungan, meraih sukses yang sama.

Single dari album ini Mawar Merah dan Terlalu Manis dibuat dalam dua versi. Suka-suka dan Jualan.

Namun anehnya, justru lagu yang versi Suka-suka lah yang menjadi hits dan sering dimainkan. Disini Kaka bermain harmonika. Di album Kampungan ini pun, Slank memasukkan lagu Nina Bobo.

1993 Desember, Slank merilis album ketiga Piss! yang merupakan plesetan dari kata peace.

Jargon ini menjadi tren pada masa itu. Hits single album ini adalah Piss dan Kirim Aku Bunga dengan cover album seorang model yang meniru pose Jim Morisson walaupun banyak yang berpendapat bahwa model di cover tersebut adalah Bimbim, namun faktanya model cover album tersebut adalah Adji Tarmo, tetangga seberang rumah Bimbim.

1994, Slank merilis Generasi Biru dengan andalan Generasi Biroe, Terbunuh Sepi, dan Kamu Harus Pulang.

1995 Agustus, Slank mengisi sebuah acara di RCTI dalam rangka menyambut Hari Jadi Kemerdekaan Indonesia yang ke-50. Mereka membawakan beberapa lagu dari album Generasi Biru.

Album ke lima mereka, Minoritas, dirilis Januari 1996. Menampilkan single Bang Bang Tut sukses dipasaran. Di album tersebut, Bimbim menyanyikan sebuah lagu miliknya yang berjudul Bidadari Penyelamat.

Tidak ada aransemen apapun, hanya suara Bimbim saja.

Perpecahan

Pada saat menggarap album ke enam Lagi Sedih, Bimbim memutuskan untuk memecat Bongky, Pay dan Indra.

Namun ada juga yang menyebutkan bahwa Bongky, Indra dan Pay keluar atau mengundurkan diri karena perilaku Bimbim dan Kaka yang sudah terlampau parah dalam penggunaan narkoba.

Perpecahan tersebut sebenarnya sudah bisa terlihat di album ke empat mereka di lagu Pisah Saja Dulu. Bimbim bahkan berniat untuk membubarkan Slank.

Namun sebuah surat yang ditulis dengan darah oleh seorang Slanker membuatnya mengurungkan niatnya.

Isinya menyeramkan.

“Lo jangan kurang ajar ya Bim! Kalo Slank ampe bubar, berarti Itu salah loe! gue tulis surat Ini pake darah. Jangan sampe gue tulis surat berikutnya pake darah lo!”

Surat bernada ancaman dan bersumpah untuk membunuh Bimbim jika sampai membubarkan Slank tidak dapat dihindari.

Kaka dan Bimbim akhirnya tetap menggarap album ke enam dengan bantuan musisi tambahan.

Reynold masuk untuk mengisi posisi gitar dan Ivanka yang waktu itu sering nongkrong di Potlot juga ikut membantu dalam mengerjakan project Slank untuk album ke enam dengan formasi masa transisi ini.

Album Lagi Sedih dirilis pada Februari 1997. Single Koepoe Liarkoe dan Tonk Kosong membuktikan Slank masih bisa bertahan. Tawaran manggung pun berdatangan.

Dan saat tinggal beberapa kota yang akan diselesaikan dalam rangkaian pertunjukan, Reynold menyatakan keluar dari Slank.

Alasannya, tidak kuat dengan Bimbim dan Kaka yang masih terjerumus narkoba.

Walaupun saat itu sudah dibujuk untuk menunda pengunduran dirinya, Reynold tetap tidak ingin melanjutkan.

Bangkitnya Slank

Masuknya Abdee dan Ridho, Slank melanjutkan perjalanan bermusiknya. Hasilnya album Tujuh yang dirilis Januari 1997 dengan tembang handal Balikin.

Lagu ini menandakan Bimbim dan Kaka ingin rehat dan sehat dari ketergantungan. Ditambah dengan Abdee dan Ridho yang bersih narkoba menguatkan niat mereka.

Mereka menyatakan berhenti bukan karena takut diikuti massa yang memang sudah banyak, namun karena sudah imbas negatif terhadap penggemar mereka akibat narkoba.

Album terjual satu juta copy dalam hitungan minggu.

Bimbim menyumbang suaranya dalam Bimbim Jangan Menangis, curhatan yang tercipta sejak tahun 1993.

Ridho bermain kibor di lagu ini. Pada tahun ini pulalah Bunda Iffet selaku Ibunda dari Bimbim mengambil alih jabatan tata kelola Slank.

Album Mata Hati Reformasi kemudian dirilis yang banyak bercerita tentang masalah sosial dan pemerintahan pada zaman reformasi.

Ketinggalan Zaman jadi andalan. Slank, mengaransemen ulang lagu tradisional yang diberi judul Punk Java.

Di album ini juga terdapat tembang Siapa Yang Salah yang seharusnya dirilis pada album Tujuh namun terkena sensor.

Paska rezim Soeharto runtuh, lagu tersebut dimasukan dalam album ini. Kaka dan Bimbim memainkan semua lini hingga jadi karya.

Bimbim juga mengambil dua porsi lagu yang dia nyanyikan, Aktor Intelektual dan Nggak Mau Percaya.

Di album ini Slank memberi bonus sebuah kalung tiap satu buah kaset original.

Ada peringatan di belakang kaset untuk didampingi kepada pendengar dibawah umur. Banyak lagu yang direkam secara live di album ini.

Panggung Internasional

2004, Slank mewakili Indonesia untuk tampil di acara MTV Asia Aid, Thailand, dan membawakan Karikatur, album Satu-satu.

Slank di MTC Asia Aid (Getty Images/JQuinton)

Selain Slank, musisi lain yang tampil di event tersebut adalah Simple Plan, Rain, Siti Nurhaliza, Namie Amuro, Jay Chou, Hoobastank, dan masih banyak lagi.

Akhir 2004, merilis P.L.U.R, singkatan Peace, Love, Unity, Respect. Sebuah semboyan baru Slank yang sebelumnya setia dengan jargon Piss.

Akhir 2005, Slank merilis album studio ke-14, Slankissme. Hingga pada ulang tahun Slank ke-22 tahun di Ancol mereka telah memainkan materi album tersebut.

Konser ulang tahun tersebut dimeriahkan oleh PAS Band, Peterpan, Naif, Seurieus, J-Rock’s, The Brandals, Speaker F1rst, Teamlo, Melanie Soebono, Ratu, Cokelat, Jacko, Shanty dll. Di beberapa lagu, Slank berkolaborasi dengan para bintang tamu.

Lagu Kritikan

Slankissme sendiri adalah sebuah akronim dari Slank Kiss Me, Slank Is Me, dan Slankisme.

Bimbim menyebut bahwa ada 13 ajaran ‘gak sempurna dari Slankisme, dan itu harus diketahui oleh para Slanker, agar mengerti dan menjalani. Kenapa, karena memang kesempurnaan hanya milik Tuhan. Begitu kata Bimbim. Tiga belas ajaran gak sempurna ini dijadikan Manifesto Slank, dan Bimbim selalu membacakan nya di saat Slank berkunjung ke suatu negara.

Namun, Di dalam negeri pun Slank sering kali membacakan manifesto-nya tersebut.

Single dari album ini adalah SBY, singkatan dari Sosial Betawi Yoi, dan dua tembang balada Gak Ada 2nya serta Yang Manis, ketiganya dibuat klip. Kritis BBM dan Alami (Slank bermain akustik disini) diciptakan dalam sehari.

Pro KPK digugat DPR

Tahun 2008, Slank sempat akan digugat oleh DPR karena saat itu Slank aktif mendukung KPK dan sempat memberikan CD yang berisi lagu-lagu Slank sebagai bentuk dukungannya dan aktif bersuara saat melakukan pertunjukan.

Namun ternyata ada lagu yang berjudul Gossip Jalanan (dari album PLUR, tahun 2005) yang dianggap menyakiti lembaga tertentu.

Kasus tersebut sempat ramai dibicarakan, dan banyak dukungan datang untuk Slank. Slank pun kerap dapat banyak permintaan membawakan lagu tersebut saat mereka melakukan pertunjukan.

Dari seluruh perjalanan band ini, berikut karyanya:

Album Studio

Suit… Suit… He… He.. (Gadis Sexy) (1990)
Kampungan (1991)
Piss! (1993)
Generasi Biru (1994)
Minoritas (1996)
Lagi Sedih (1997)
Tujuh (1998)
Mata Hati Reformasi (1998)
999+09 (Abu-Abu) (1999)
999+09 (Biru) (1999)
De Bestnya Slank (2000)
Ngangkang – Single (2001)
Virus (2001)
Satu Satu (2003)
Road to Peace (2004)
PLUR (2004)
A Mild Live Soundrenaline Reborn Republic Slank (2005)
Slankkissme (2006)
Slankography (Repackaged) (2006)
Slow But Sure (2007)
The Big Hip (2008
Anthem For The Broken Hearted(2009)
Jurus Tandur No. 18 (2010)
I Slank U Mini Album (2012)
I Slank U Repackage
I Slank U The Album (2012)
ISLank (ISL-Slank) Mini Album (2012)
Slank Nggak Ada Matinya (2013)
Indonesia WOW – Single (2014)
NgeSlank Rame Rame – Single (2014)
Halal (single religi) (2015)
Restart Hati (2015)
Pala Lo Peyank (2017)

Album Live

Konser Piss 30 Kota (1998)
Virus Roadshow (2002)
Bajakan (2003)
Road to Peace (2004)

Album Soundtrack

Ost. Get Married (2007)
Ost. Generasi Biru (2009)
Ost. Get Married 2 (2009)
Slank Party (2011)

Album Mini

I Slank U (2012)
ISLankU (ISL-Slank) (2013)

Album Sponsor

I Slank U Nexian oleh Hp Nexian
ISLankU (ISL – Slank)Oleh Liga Super

Data Band:
Nama lain: Cikini Stones Complex, Red Evil
Asal: Jakarta, Indonesia
Genre: Rock blues, rockhard, rock
Tahun aktif: 26 Desember 1983–saat ini
Label:Project Q (1990-1993) Slank (1995-sekarang) VMC

Anggota: 

Bimbim
Kaka
Ridho
Ivanka
Abdee

Mantan anggota 
Uti Suharyani
Lala
Adrian Sidharta
Jaya
Anto
Tole
Kiki
Denny B.D.N.
Well Willy
Imanez
Erwan
Bongky Marcel
Pay
Indra Qadarsih
Reynold

Sumber: Tribuntimur.com

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.