Membuka Tirai Kebenaran

Wali Murid Keluhkan Kunjungan Industri SMKN 5 Surakarta, Kasek Sulit di Konfirmasi Diduga Uang Wali Murid Raib

2 min read

LINTASINDONEWS.com, SURAKARTA –Seorang wali murid kelas 11 yang kini naik ke kelas las 12 SMKN 5 surakarta, saat bincang-bincang dengan media lintasidonews.com, belum lama ini menyampaikan keluh kesahnya.
Wali murid yang takut identitasnya di publikasikan ini, mengeluhkan kegiatan Kunjungan Industri (KI) kala itu masih duduk di kelas 11dan saat ini anaknya sudah naik kelas, menjadi siswa klas 12.

“Kami sangat kecewa, kegiatan tidak terlaksana tapi uang tidak diabadikan, ” Ketus dia.

Dalam rencana kegiatan kunjungan industri, dia katakan biaya mencapai Rp. 1.200 000,- , namun hingga kini kegiatan kunjungan industri tidak terlaksana.

“Kegiatan tidak diadakan dan batal, padahal kami Sudah melunasi kepada pihak sekolahan SMKN 5 surakarta tidak dikembalikan ke para siswa, “katanya dengan nada kecewa.

Sementara menanggapi kejadian tersebut, saat dikonfirmasi Sekjen LSM LAPAAN RI Jateng Whisnu Tri Pamungkas menyanyangkan sikap sekolah. Dia katakan SMKN 5 Surakarta harus bertangung jawab secara penuh dengan mengembalikan uang tersebut.

“Apalagi dimasa pendemi covid seperti sekarang tertunya hal tersebut sangat memberatkan masyarakat, untuk itu kami akan mengawal kejadian ini hingga tuntas, ” Ujarnya.

Masih kata Wisnu, pihaknya tidak segan – segan membawanya keranah hukum bila tidak ada itikad baik dari pihak sekolah, untuk mengembalikan uang tersebut utuh tanpa potongan apapun kepihak orang tua.

”Kita lihat saja nanti, jika kejadian ini tidak segera di selesaikan dengan para wali murid kami akan segera bertindak, “ungkap Wisnu.

Saat di konfirmasi di sekolah , Kepala Sekolah SMKN 5 Surakarta sangat sulit di temui. Media ini sudah kedua kali datang, satpam sekolah selalu memberi jawaban yang sama, yakni sedang rapat.

“Kasek sedang rapat, kemungkinan lama karena rapatnya sangat penting, ” Ucap Satpam sekolah saat terakhir kali hendak menemui kasek.

Bahkan ketika media ini konfirmasi melalui telpon WhatsApp maupun chat,, Kasel tidak merespon dan membiarkan saja tanpa ada kepastian.

Sementara Kepala Bidang SMK Cabang Dinas Wilayah 7 Surakarta Jateng Kris Haryanto di kantornya, saat di konfirmasi menyatakan jika memang benar dugaan penyelewengan dana wali murid untuk kunjungan industri, dia siap untuk menindak lanjuti temuan ini.

“Jika memang benar adanya dugaan ini, kami siap membantu menindak menindak lanjuti dengan tegas, ” Urainya. (Tim)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.