Membuka Tirai Kebenaran

Warga Rembang, Satu Orang Perantau dari Bali Positif Virus Corona

2 min read

REMBANG, Seorang warga Rembang dinyatakan positif terpapar virus corona, pria berusia 28 tahun asal desa diKecamatan Pamotan itu saat ini dalam perawatan di ruang isolasi rumah sakit umum daerah (RSUD) KRMT Wongsonegoro, Semarang, Jawa tengah.

Pasien yang positif covid-19 saat ini sedang dalam perawatan isolasi di RSUD Wongsonegoro, Kata Kepala Dinas Kesehatan (DINKES ) Kabupaten Rembang Ali Syofii, jumat 27 maret 2020.

Ali Syafi’i menyebutkan pasien yang awalnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tersebut dirujuk ke Semarang pada 17 maret 2020. Kepastian positif corona setelah ada penjelasan dari pihak rumah sakit, mengenai hasil laboratorium yang turun pada rabu sore, 25 maret 2020.

“semalam  kami mendapatkan informasi hasil pemeriksaan laboratoriumnya, positif covid-19, ”jelasnya.

Dari penjelasan pasien, yang bersangkutan memiliki riwayat bekerja di Bali. Kebetulan saat masih di Bali, ia mengantarkan rekannya yang mengalami gejala demam dan batuk ke rumah sakit. Setelah itu pulang ke Kabupaten Rembang esuk harinya  mengalami gejala serupa.

Dalam waktu dekat tim dinkes Rembang akan melakukan pemeriksaan ulang pada warga yang pernah kontak dengan pasien tersebut. Hasil tracking untuk mencegah penularan lebih luas, termasuk menentukan orang dalam pemantauan (ODP) hingga penentuan PDP (Pasien Dalam Pemantauan) jika ada gejala corona yang butuh perawatan.

Di Kabupaten Rembang sebelumnya terdapat sebanyak lima PDP, setelah dilakukan perawatan dan uji laboratoriun, satu pasien dinyatakan sembuh total dan satu pasien positif Covid-19.

“Tersisa tiga PDP, satu pasien yang sekarang dirawat di RSUD Dr. R.Sutrasno Rembang dan dua di rumah sakit Semarang, mereka sudah dicek laboratorium dan ini masih menunggu hasilnya, ”tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Rembang terus berupaya untuk penangani virus yang mematikan ini sangat serius.  Setelah melakukan rapat koordinasi kepada Forkopinda, OPD, Camat sekabupaten Rembang. Seusai rapat koordinasi pemda Rembang   membagikan 60 unit bak air untuk mencuci tangan, kepada sejumlah sekolahan ,masjid dan pondok pesantren.

Sementara itu bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan, atas ditetapkan salah satu warga Rembang  positif terpapar firus corona, Pemda Rembang telah melakukan sejumlah tindakan guna mengantisipasi mewabahnya virus corona tersebut.

“Kami akan terus berupaya menelusuri, siapa saja yang pernah diajak bicara, siap-siapa keluarga yang pernah berkumunikasi secara langsung, ini akan kita inventarisir semua ada 25 orang ini secara terus menerus setiap hari kesehatanya  dipantau, “jelas hafidz.

Disisi lain hafidz menyebut kondisi pasien ini  makin membaik, mudah mudahan segera pulih dan sehat. (Insan)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.