Membuka Tirai Kebenaran

Jembatan Desa Bagor di Bangun, Geliat Wajah Desa Makin Berkembang

2 min read
Kukuh Riyanto Kades Bagor, saat di lokasi jembatan ketika akan di bangun 

Lintasindonews.com, Sragen.— Membangun desa adalah tujuan dari sebuah UU Desa, tidak lagi terpusat pada perkotaan, tetapi pada pedesaan dan perbatasan. Pemerintahan Jokowi-JK sudah menunjukkan progress yang sangat baik dalam hal ini, tetapi hal itu tidak cukup dilakukan oleh pemerintah saja karena pemerintah bertindak secara makro. Pembangunan desa harus dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai pihak terutama kita yang memang berasal dari desa itu sendiri.

Pembangunan Jembatan desa bagor
yang kini sudah berjalan 

Kini Desa Bagor Kecamatan Miri Kabupaten Sragen Makin Menggeliat, Jembatan Penghubung Antar Desa di Bangun. Bila dulu Desa Bagor Indentik dengan jalan yang sempit, kadang ada lubang serta tidak standar sebagai jalan poros utama. Kini kesan itu sudah sirna, Desa Bagor tahun ini mendapat bantuan jalan provinsi selebar 5 meter.

Selain itu makin berkembang pula infratuktur yang lain seperti jembatan penghubung antar desa, tepatnya menyambung dukuh pungsari dan dukuh muneng, secara umum menghubungkan desa bagor menuju desa gilirejo baru dan lama.

Jalan poros desa, tepatnya depan kantor desa bagor ketika di bangun

Dalam pantauan media ini Desa Bagor sudah banyak yang di bangun, seperti pengerasann jalan hingga talud jalan. Dan yang tak kalah menarik Desa Bagor semenjak di jabat oleh Kukuh Riyanto setiap tahun selalu mendapat bantuan kabupaten dan provinsi, maka wajar jika wajah desa kini semakin mambaik dengan cepat. Jenis bantuan setiap tahun dari tahun 2013 berupa lelang umum dari PU hingga tahun 2019 ini.

Selain itu rehab gedung dan kantor, kini sudah berbeda dengan yang dulu. Sudah terpenuhi dengan layak serta nyaman, dengan pelayanan gratis standar PADMA.

Ketika di konfirmasi Kades Bagor Kukuh Riyanto menyatakan masyarakat desa bagor kini merasakan dampak pembangunan ini. Menurutnya mobilitas masyarakat menjadi meningkat, khususnya bidang perekonomian.

” kini sudah ada investor masuk ke desa kami, selain itu sepanjang jalan desa yang memiliki kualitas jalan provinsi ini, harga tanah bisa melambung tinggi, ” jelas Kukuh.

Kontributor: Wanto/Rian

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.