Membuka Tirai Kebenaran

Kapolres Klaten: Para Pengikut Kerajaan Agung Sejagat Akui Setor Uang Kegiatan Keraton

2 min read

LINTASINDONEWS.com, KLATEN – Kapolres Klaten membenarkan jika Polisi berhasil menemukan pengikut Keraton Agung Sejagat di Kabupaten Klaten. Aktifitas 21 orang yang diduga sebagai pengikut terpusat di Dukuh Saren, Desa Brajan, Kecamatan Prambanan, Klaten, Jateng.

“Berdasarkan penjelasan dari Kabid Humas Polda Jateng, aktivitas para pengikut Kerajaan Agung Sejagat di Klaten berpusat di salah satu sanggar Awan Mukti, milik Sudiyo, RT 14 RW 07, Desa Brajan, Kecamatan Prambanan. Aktifitas para pengikut keraton dipimpin, Wiwik Untari dan 2 orang rekannya, yakni Agung Sri serta Sudiyo yang memiliki Padepokan Awan Mukti”, kata Kapolres Klaten, AKBP Wiyono Eko Prasetyo, saat dikonfirmasi disela kegiatan Jumat Berkah di Gedung Sunan Pandan Arang Klaten, Jumat 17/1/2020).
Kapolres menjelaskan jika di sanggar tersebut hanya untuk aktifitas pertemuan saja, bukan kerajaan baru atau pengembangan dari Purworejo. Hal ini berdasarkan keterangan dari 3 orang yang telah dipanggil ke Mapolsek Prambanan, kemarin (16/1/2020).
“Memang mereka mengakui ikut kegiatan di Purworejo, sebagai pengikut mereka juga membayar baju seragam, serta ada beberapa iuran kegiatan seperti pembangunan yang dilaksanakan di Keraton Purworejo”, jelas Kapolres.
Kami juga menghimbau kepada Muspika untuk memberikan arahan terhadap beberapa perwakilan dari mereka, supaya sadar dan tidak mudah tertipu dengan kegiatan serupa.
“Untuk di wilayah Klaten yang baru termonitor di Kecamatan Prambanan 21 orang, Kecamaatn Jogonalan dan Wedi 2 orang, menurut keterangan jabatan yang diberikan ada yang berupa Maha Menteri”, ucap Kapolres.
(Danang)

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan (alenia pertama pembukaan UUD 1945)”

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.