Membuka Tirai Kebenaran

Kapolres Sragen Sambangi Puluhan Rumah di Sambirejo Sragen Rawan Longsor

2 min read
Kapolres sedang berbincang dengan Kades Musuk

Puluhan Rumah di Sambirejo Sragen Rawan Longsor

LintasIndoNews.com, Sragen – Kapolres Sragen Polda Jawa Tengah AKBP Yimmy Kurniawan cek langsung lokasi rawan longsor di kecamatan Sambirejo. Pengecekan di lakukan Kapolres, menyusul laporan kejadian bencana alam yang di terimanya, tentang tanah bergerak dan rawan longsor, yang menyebabkan puluhan rumah di Dukuh Sejeruk Desa Musuk kecamatan Sambirejo Sragen mengalami kerusakan, Rabu (06/02/2019).

Tampak iring-iringan Kapolres didampingi Kasat Sabhara dan Kasat Binmas, mengajak pula Kepala BPBD kabupaten Sragen Sugeng Priyono, Kepala Senkom Rescue Sugiyanto menuju lokasi Dukuh Sejeruk yang cukup sulit di jangkau. Pedukuhan tersebut berada di perbukitan.

Akses untuk menuju lokasipun tidak bisa di lakukan dengan bersepeda motor, terlebih dengan menggunakan roda empat. Setelah sampai di Desa Musuk, harus memarkirkan sepeda motor, kemudian menitipkannya ke rumah warga untuk menuju Dukuh Sejeruk, yang terdampak tanah bergerak dan rawan longsor.

Kondisi itu di perparah dengan curah hujan yang tinggi. Sejauh ini ada beberapa rumah yang temboknya pecah pecah, ataupun bangunannya miring.

Untuk pengecekan ini, ada sejumlah personil lainnya yang turut hadir, yakni Kapolsek bersama muspika kecamatan Sambirejo, Kepala desa Musuk Suharno dan kepala Desa Jetis Priyono.

Ada sebanyak tujuh rumah yang kita singgahi. Semuanya terdampak tanah bergerak hingga berakibat tembok retak retak. Ada pula yang sampai rumahnya miring, hingga cukup membahayakan penghuninya.

“Untuk mencegah terjadinya korban akibat longsor, kita tadi sudah memberikan himbauan bagi para penghuninya, untuk sementara mengungsi, terlebih saat terjadi curah hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. Sukur sukur kalau ada yang memiliki rumah lain, yang jauh dari daerah rawan longsor ini, untuk sementara di tempati, menjauh dari daerah ini, “ tegas Kapolres.

Adapun rumah yang di singgahi Kapolres bersama rombongan itu diantaranya milik Sumarno (55) ibu Wagiyem (63), Sukardi (54), Suparni (57), Paimin (49), Marsogino (65) dan Wiryo Sunarno (72). Kesemuanya memiliki kerusakan bervariasi, dari retak hingga rumah miring lantaran pondasi tanah tersebut labil.

Sementara itu, dari data yang di himpun team media melalui kepala Desa Musuk, sejauh ini sudah ada turun tangan dari pihak pemerintah kabupaten Sragen. Namun para pemilik rumah di Dukuh Sejeruk ini, masih cukup alot untuk meninggalkan rumah mereka, meski bencana itu bisa terjadi kapanpun, terlebih saat hujan lebat. Itulah kegiatan Kapolres AKBP Yimmy saat meninjau rumah warga yang terdampak tanah labil itu. (Wanto)

Sumber: Humas Polres Sragen

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.