Membuka Tirai Kebenaran

Krupuk Merk Rado dan Rindu, Bikin Kriuk – Kriuk di Hati

2 min read

Krupuk Merk Rado dan Rindu, Jumat (23/8).

LintasIndoNews.com | Boyolali,
Usaha mikro kecil menengah atau (UMKM) adalah istilah umum dalam khazanah ekonomi  yang merujuk kepada usaha  ekonomi produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh Undang-undang No. 20 tahun 2008.

Indri Permatasari, AMd dan Suami beserta Anak

Sedangkan Usaha Kecil Menengah (UKM) adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan yang dimiliki, dikuasai atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengh atau usaha besar yang memenuhi kriteria .

Bisnis kecil kehidupannya sangat di pengaruhi oleh kondisi ekonomi pada umumnya, lokasi bisnis, persaingan, kualifikasi pemilik dan efektivitasnya menjalankan bisnis

Pelaku usaha sebut saja Indri Indah Permatasari.AMd Istri dari Joko Santoso, SE, yang bekerja di Perusda Air Bersih Kepala Unit Sawit Boyolali, dengan merintis usaha di bidang makanan ringan, yakni krupuk yang di beri 2 merk,  yakni Rado dan Rindu yang tergolong kategori Industri Rumah Tangga (IRT) . Jumat (23/8).

Harga yang di tawarkan cukup menarik, yakni setengah kilo dengan bandrol harga  Rp. 20 ribu. Ibu dari anak yang bernama Ian Laksada Pradana (2 tahun) ini, bisa menerima pesanan. Yakni bisa datang di Perum Persada Asri Gupitsari RT 9 RW 2 Teras. Teras, atau cukup WA 082335441181 langsung diantar sampai rumah.

Usaha yang di jalankan juga melibatkan family, yakni  Endang Puspasari Indartiningsih selaku tante dan Keponakannya Vellya Puspa. Beralamat di Jalan Anggrek 2 Sukoharjo.

Dengan adanya para pelaku UMKM, UKM dan IRT besar harapan dari penulis agar pemerintah bisa lebih memperhatikan para pelaku usaha.

Dimana di Boyolali sendiri banyak para pelaku usaha kecil yang ingin berkembang, dengan cara memberikan bantuan modal bunga yang rendah, yakni Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan mudah, agar bisa menjalankan usaha di bidang ekonomi kerakyatan. Serta mendapatkan sarana dan prasarana dengan mudah dan tepat. (Janter)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.