Membuka Tirai Kebenaran

Muspika Gemolong Sambut Baik Kunker Bupati dan Wabup di Desa Peleman

2 min read

LINTASINDONEWS.com, SRAGEN – Danramil 15/Gemolong Lettu Inf Prihatin mendampingi Kunker Bupati Sragen Hj. dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam ranggka bantuan sosial dan DDFR PTM ( Deteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular ). Selasa 22 oktober 2019 pukul 10.00 s/d 12.00. WIB.

Hadir dalam kegiatan tersebut,” dr Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen), Dedy Endriyatno, SE (Wakil Bupati Sragen), Pudji Atmoko, S. Sos. MM(Ka Dinas Sosial Kab  Sragen), dr Hargiyanto, M.Kes (Ka Dinas Kesehatan Kab. Sragen),Camat Gemolong Kurniawan Sukowati, S.STP, M.Si, Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra, S.H, Danramil Gemolong Lettu Inf Prihatin,Para Ka Kelurahan / Kades se-Kec. Gemolong,Kepala Puskesmas Kec. Gemolong,Warga masyarakat penerima BDT (Bantuan Dana Tunai) sejumlah 200 org.

Sambutan camat Gemolong Kurniawan Sukowati S.Stp,M.Si mengatakan,”marilah kita bersyukur karena kita masih diberikan kesehatan sehingga kita bisa hadir dalam giat Deteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular.kemudian untuk pemeriksaan kesehatan di sebelah balai desa peleman,” Tuturnya.

Penyuluhan oleh kepala puskesmas Gemolong dr. Endah Sri Pujihastuti, M. Kes sebagai berikut :
Adapun penyakit tidak menular sebagai berikut :
– hipertensi
– diabetes
– jantung
– struk
– obesitas central

Penyakit tidak menularq ini banyak menghabiskan anggaran dan penyakit tersebut banyak yang tidak disadari sehingga banyak memicu kematian.

Agar tidak terkena penyakit yang tidak menular harus pola hidup sehat sbb :
– olah raga.
– diet
– tidak merokok.

Bagi penderita pra Kangker bisa langsung memeriksakan di puskesmas / Pospindu.

Pospindu se kec. Gemolong sebanyak 14 pos.

Sambutan dan pengarahan dr Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen) menyampaikan, hari ini masyarakat dikumpulkan di balai desa Peleman, Gemolong dalam rangka program Pelaksanaan deteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular yang diawali dengan melakukan Senam Germas (Senam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang dikandung maksud supaya semua masyarakat sehat, ujar Bupati.

Lebih jauh, Bupati dalam giat Pelaksanaan deteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular ini karena penyakit tidak menular ternyata adalah penyebab kematian yang paling banyak.

“Untuk itu kami mempunyai program deteksi dini kepada warga masyarakat untuk mengantisipasi hal tersebut,” Katanya.

Pemerintah mempunyai program deteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular untuk menghindari atau mengurangi jumlah kematian akibat penyakit yang tidak yang juga berhubungan dengan BPJS.

Warga masyarakat setelah dideteksi ternyata banyak yang mengidap penyakit yang tidak menular antara lain hipertensi dan penyakit gula darah.

Perokok mempunyai faktor potensi mudah terkena penyakit antara lain hipertensi, kemandulan, sesak nafas dll,Ucapnya.

Penyebab penyakit tidak menular antara lain,”
– Merokok.
Sehingga menyebabkan hipertensi.
– Stress.
Menyebabkan Tekanan darah naik sehingga menjadi strok.

Tujuan kegiatan ini adalah warga masyarakat yang datang diberi kesempatan untuk diperiksa kesehatannya sehingga yang mempunyai gejala penyakit diberi penjelasan supaya tidak berkepanjangan dan menjadi sakit dan keluar dari sini menjadi sehat.

Yang harus di lakukan agar menjadi sehat adalah Lakukan pola hidup sehat dengan :
– Olahraga secukupnya.
– Kurangi makan gula atau yang manis-manis.
– Berhenti merokok atau kurangi merokok,”Pungkasnya.

Reporter: Heri/Suripan

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.