Membuka Tirai Kebenaran

Tak Semua Pengangguran Dapat Kartu Pra Kerja, Begini Konsepnya

1 min read

JAKARTA, – Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri menyebut, pemerintah hanya menyiapkan kuota 2 juta Kartu Pra Kerja sebagai tindak lanjut janji kampanye Jokowi-Ma’ruf pada pilpres 2019..

Oleh karena itu, Hanif mengakui, tak semua pengangguran akan mendapat kartu itu.

Menurut dia, masyarakat yang memenuhi kriteria nantinya bisa mendaftar untuk mendapat Kartu Pra Kerja layaknya program beasiswa.

“Jadi sama kayak beasiswa. Kan beasiswa begitu. Kau boleh ambil beasiswa, tidak ambil juga boleh, tetapi kalau mau dapat beasiswa ada kriterianya kan,” kata Hanif di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Baca Juga: Versi YOUGOV: Di Indonesia Bukan Sosok Jokowi Yang Paling di Kagumi, Tapi Habibie

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik per Februari 2019, jumlah pengangguran terbuka mencapai 6,82 juta orang.

Oleh karena itu, Hanif berharap masyarakat yang menginginkan program ini bisa pro-aktif mendaftar saat kartu pra kerja resmi dirilis nanti. Jika tidak buru-buru, masyarakat bisa kehabisan kuota.

“Itu orang bisa first come first serve bisa aja. Kalau sudah habis ya habis. Ya daftarlah. Masak harus disuapin,” ujar Hanif.

Baca Juga: Manfaatkan Limbah Plastik Marimas, Guru di Sukoharjo Bikin Fornitur

Baca Juga: Bupati Sragen Hadiri INDONESIA INTERNATIONAL SMART CITY EXPO di JCC

Sumber: kompas.com
SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.