Membuka Tirai Kebenaran

Status Suami di Partai Gerindra, Ini Jawaban Tegas Yenny Wahid

2 min read
Foto refrensi pihak ketiga

Lintasindonews.com, Putri Presiden ke-3 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid angkat suara soal sikap politik suaminya,Dhohir Farisi.

Hal ini dikemukakan Yenny saat menjadi narasumber di acara e-Talkshow, Tv One, Jumat (26/10/2018) malam.

Mulanya, pembawa acara, Wahyu Muryadi bertanya apakah Yenny sering membicarakan soal politik bersama suaminya.

“Yenny kalau dengan suami kalau lagi istirahat malam, pernah enggak bahas politik?” tanya Om Way (sapaan Wahyu Muryadi).

“Ya bahaslah tapi nggak di tempat tidur lah,” jawab Yenny Wahid.

Wahyu Muryadi kembali membahas soal suami Yenny yang menjadi politisi Gerindra, namun Yenny justru menjatuhkan pilihan politiknya pada oposisi Gerindra.

“Mas Dhohir Farisi itu kan dari Gerindra to? Masih (di Gerindra) sampai sekarang? Sekarang bagaimana?” tanya pembawa acara itu.

“Tidak aktif,” ujar Yenny.

“Tidak terlalu aktif lagi memang, beliau sekarang aktifnya di Anshor, Waketum Anshor,” tambah putri Gus Dur ini.

“Oh kenapa enggak aktif lagi di Gerindra?” tanya Wahyu kembali.

“Memang suami saya itu tidak terlalu suka tampil di depan umum,” jawab Yenny.

Namun, ketika disinggung apakah suami kecewa dengan partai Gerindra, Yenny memberikan bantahan.

“Enggak, memang keinginan pribadinya,” ujar Yenny.

Ia menambahkan bahwa walaupun ia mendukung kubu oposisi dari Gerindra, suaminya masih tetap memberikan dukungan pada setiap kegiatannya.

“Saya itu mendapatkan kenikmatan yang sangat luar biasa dalam hidup karena mempunyai seorang suami yang mendukung kegiatan saya, itu luar biasa buat saya.”

“Ya insyaallah moga-moga suami saya bareng lah,” ujar Yenny.

Sementara itu, walaupun Dhohir Farisi merupakan kader Gerindra, partai berlogo garuda ini tidak mempermasalahkan arah dukungan Yenny Wahid yang memilih calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi).

Diketahui, Yenny Wahid mendeklarasikan dukungan keluarganya untuk pasangan calon nomor urut 01, yakni Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Menurut Gerindra, keputusan Yenny Wahid merupakan hak demokrasi setiap warga negara.

Partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini kemudian mengungkapkan satu pernyataan mendiang Gus Dur.

Menurut Gerindra, Gus Dur pernah menyebut bahwa orang paling ikhlas di Indonesia adalah Prabowo Subianto.

“Keputusan Mba @yennywahid adalah hak demokrasi setiap warga negara.

Kita juga mengetahui bahwa Gus Dur pernah menyampaikan, orang paling ikhlas di Indonesia ya Pak @prabowo.

Gusdurian pasti sangat paham akan hal ini (emoji senyum),” tulis Gerindra, (27/9/2018).

Sumber : tribunews

Editor     : Rian Hepi

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.