Diterjang Luapan Sungai Lusi, Lapas Purwodadi Terendam Banjir Setinggi Lutut

Diterjang Luapan Sungai Lusi, Lapas Purwodadi Terendam Banjir Setinggi Lutut

Loading

GROBOGAN – Banjir setinggi lutut orang dewasa merendam area Lembaga Pemasyarakatan Purwodadi, Senin (16/2/2026). Genangan air dilaporkan mengganggu aktivitas di sejumlah titik di dalam kompleks lapas.

Banjir diduga dipicu luapan Sungai Lusi yang debit airnya meningkat sejak dini hari. Kondisi tersebut diperparah dengan letak geografis lapas yang berada di dataran lebih rendah dibanding wilayah sekitarnya, sehingga air dari luar kawasan dengan cepat masuk dan menggenangi lingkungan lapas.

Kepala Lapas Purwodadi, Erik Murdiyanto, mengatakan pihaknya langsung mengambil langkah cepat begitu air mulai masuk ke area lapas.

“Begitu air mulai masuk, kami langsung bergerak. Prioritas kami adalah keselamatan, keamanan, serta memastikan pelayanan dan pengamanan tetap berjalan,” ujarnya.

Sejumlah langkah penanganan dilakukan, mulai dari pengamanan aset dan inventaris, penataan area rawan genangan, hingga memastikan sistem pengamanan tetap berfungsi normal. Petugas juga disiagakan untuk memantau kondisi di setiap blok dan titik yang terdampak.

Selain langkah internal, pihak lapas berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, di antaranya unsur TNI, Polri, PLN, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Grobogan. Koordinasi dilakukan untuk mendukung penanganan banjir secara terpadu, termasuk mengantisipasi gangguan kelistrikan, memantau debit air, dan menyiapkan langkah darurat apabila kondisi memburuk.

Hingga Senin malam, petugas masih melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah titik genangan sambil menunggu air surut. Meski terdampak banjir, situasi di dalam lapas dilaporkan tetap aman dan terkendali.

(AL.1 – Grobogan)