![]()
SURAKARTA – Semangat berbagi terus ditunjukkan oleh Umi Evi bersama rekan-rekannya melalui kegiatan bakti sosial berupa pembagian paket sembako dan tali asih kepada anak yatim, yatim piatu, serta anak-anak kurang mampu di Kota Surakarta, Jumat (26/6/2026).
Sebanyak 20 anak di Desa Teras menerima bantuan sembako yang dinilai layak beserta santunan. Kegiatan tersebut merupakan program sosial yang telah dijalankan secara turun-temurun oleh keluarga besar keturunan Arab yang dipimpin Umi Evi.
Dana kegiatan berasal dari hasil menyisihkan sebagian rezeki setiap bulan selama satu tahun, kemudian dikumpulkan dan digunakan untuk membeli paket sembako yang selanjutnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain aktif dalam kegiatan sosial, komunitas tersebut juga dikenal rutin menjalankan ibadah, seperti salat lima waktu, salat tahajud, zikir, dan sedekah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
- Pemkab Klaten Dan Kodim Klaten Resmi Buka KBMKB Ke-34 Desa Malangjiwan, Percepatan Pembangunan Pedesaan
- Kepedulian Tanpa Henti, Umi Evi Salurkan Sembako untuk Anak Yatim, Pembangunan Ponpes Sapu Jagad Terus BerjalanMenulis
- Program MBG: Audit SPPG Baru Dimulai, Niat Menyehatkan Anak Jangan Sampai Menyehatkan Koruptor
- KKN di Desa Tumpukan Resmi Dimulai, Mahasiswa Siap Dorong Toleransi, Cegah Stunting, dan Tingkatkan Ekonomi Warga
- KDMP dan MBG: Mampukah Koperasi Desa Merah Putih Menghalau Tangan-Tangan Serakah di Rantai Pangan?
Dalam kegiatan tersebut, Janter Suharti yang juga merupakan pengawal (bodyguard) sekaligus Pembina Sapu Jagad Nasional turut mengawal rombongan dua kendaraan dari Boyolali menuju lokasi pembagian bantuan di kawasan Kedunglumbu, Pasar Kliwon, Surakarta.
Bantuan tidak hanya diberikan kepada anak yatim, tetapi juga kepada kelompok pengajian, anak-anak masjid, serta masyarakat kurang mampu di sekitar lingkungan kegiatan.
Di hari yang sama, Janter Suharti juga melakukan upaya penggalangan bantuan material untuk melanjutkan pembangunan Pondok Pesantren Sapu Jagad yang berlokasi di Gemolong, Kabupaten Sragen.
Sejumlah tokoh, relawan, mitra, dan masyarakat ikut memberikan dukungan berupa pasir, semen, batu, maupun bantuan lainnya. Di antaranya Didik Sugiarto Ganda Putra, Andre Agung Satria (PT Pama Persada Nusantara), Atok Supriyadi Jagad, Alek Legiman, Supadi Widodo Mulyono, Agung K, Samsul Eko GA, Tuhit, Tugino, Sukun Teguh, Kedut Sunar, Medi Purnomo, Roberto, Ucok, Jas Yakub, Rohmat Sukadi, Irsan Uma, Eko K, Budi T, Lurah Trijoko S, Lurah Santoso, Sahli Group, Nanang Bagos, Gendon, serta Titis Wawan.
Selain itu, dukungan juga datang dari berbagai mitra kerja, unsur TNI, Polri, aparatur negara, dan masyarakat yang turut berpartisipasi dalam pembangunan pondok pesantren tersebut.
Janter Suharti menyampaikan apresiasi dan doa kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Ia berharap setiap bantuan yang diberikan menjadi amal kebaikan dan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT serta dimudahkan dalam setiap urusan kehidupan.

