Kalapas Purwodadi Erik Murdiyanto didampingi Kasi Binadik Soni Nevridiyanto dan Ka KPLP Bambang Sugiyono.
📌Pewarta|Ali ✍️Editor|Rian Derasta
GROBOGAN, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi ikuti Upacara Pembukaan Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan Secara Vritual pada Senin 23 Juni 2025 di Aula Ajisaka.
Perwakilan Warga Binaan Lapas Purwodadi Ikut Ambil Bagian Dalam Acara Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan Tahun 2025.
Bertindak sebagai Pembina Upacara yakni Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Agus Andrianto, dan didampingi Wakil Menteri Imipas , Pimti Pratama Kementerian Imipas, serta Forkopimda Kabupaten Bogor.
Perwakilan Warga Binaan Lapas Purwodadi Ambil Bagian Dalam Acara Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan Secara Virtual, di Aula Ajisaka.
Dalam kegiatan virtual ini, Kalapas Purwodadi Erik Murdiyanto hadir beserta Pejabat Struktural dan 15 Warga Binaan memakai seragam pramuka lengkap.
Ditjenpas terus tingkatkan pembinaan kepribadian Warga Binaan, salah satunya melalui Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan yang dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong pada tanggal 23 – 25 Juni 2025.
Perkemahan Pramuka Warga Binaan ini merupakan wujud semangat bagi Warga Binaan menyambut Hari Pramuka Nasional Ke- 64 pada tanggal 14 Agustus 2025.
Kegiatan ini juga diselengggarakan setiap tahunnya untuk mendukung kualitas kepribadian dan kemandirian Warga Binaan, serta mewujudkan Pramuka Solid dan Adaftif untuk Indonesia Emas 2045.
Perkemahan ini diikuti 468 peserta Warga Binaan dan 196 peserta Pramuka dari sekolah di sekitar Lapas Cibinong dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Depok. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain ; games persaudaraan, yel-yel, senam pramuka, semaphore dance, serta lomba pengetahuan umum kepramukaan, wawasan kebangsaan, dan bela negara.
“Melalui kegiatan Kepramukaan ini, kita harapkan dapat tumbuh dan berkembang serta mempunyai karakter sebagai generasi muda bangsa dengan menjaga nilai kedisiplinan dan kemandirian yang menjadi dasar perubahan perilaku positif, semangat keangsaan, cinta tanah air, rasa tanggung jawab sosial, dan harapan akan masa depan bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua”, ungkap Menteri Agus.
Dalam pelaksanaannya, peserta pada Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan, yaitu per Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan mengirimkan satu regu yang terdiri dari 10 Warga Binaan anggota Pramuka, baik laki-laki atau perempuan. Untuk UPT Pemasyarakatan yang memiliki penghuni Warga Binaan laki-laki dan perempuan dapat mengirimkan dua regu terdiri dari satu regu laki-laki dan satu regu perempuan.
“Momen ini menjadi bagian berharga dengan terlibatnya juga masyarakat melalui beberapa Gugus Depan Pramuka. Keterlibatan aktif masyarakat memegang peranan penting dalam keberhasilan pembangunan, termasuk pembangunan di bidang Pemasyarakatan dengan menciptakan Warga Binaan yang siap berperan aktif, mulai dari waktu menjalankan pidana hingga saatnya nanti kembali ke tengah masyarakat,” imbuh Menteri Agus.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan yang telah menginisiasi dan menggerakkan kegiatan Pramuka di Lapas maupun di Rutan, dengan terus bersemangat melaksanakan pembinaan dan pembimbingan bagi Warga Binaan di tengah tantangan yang tidak mudah dan terus bergerak dinamis.
“Penghargaan saya sampaikan kepada seluruh stakeholder, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta Kakak Kwartir Daerah Provinsi Jawa Barat dan Pembina Pramuka lainnya yang telah mendedikasikan perihal komitmen, waktu, dan tenaga dalam membina Warga Binaan”, puji Menteri Agus.