Rois Hidayat, SH., C.Me Mendukung Langkah Tegas Sinuwun PB XIV Purboyo untuk Mengembalikan Wibawa Kraton Kasunanan Surakarta

Rois Hidayat, SH., C.Me Mendukung Langkah Tegas Sinuwun PB XIV Purboyo untuk Mengembalikan Wibawa Kraton Kasunanan Surakarta

Loading

SURAKARTA, Advokat sekaligus pemerhati budaya Jawa, Rois Hidayat SH, CMe, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Sinuwun Pakubuwono XIV Purboyo dalam menata kembali marwah dan kewibawaan Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat sebagai pusat peradaban Jawa.

Rois Hidayat menegaskan bahwa dilantiknya beliau menjadi raja PB XIV membawa harapan baru bagi masyarakat adat, sentono dalem, abdi dalem, hingga warga Jawa pada umumnya. Menurutnya, ketegasan dalam menegakkan paugeran, tata nilai, dan adat kraton di era modern ini merupakan fondasi untuk mengembalikan nilai nilai kejayaan Kasunanan sebagaimana masa-masa emasnya dahulu.

“Kraton kasunanan Surakarta memiliki posisi strategis sebagai bapaknya wong Jawa. Ketegasan dalam memulihkan tata kelola adat kraton adalah langkah penting agar kraton kembali berwibawa, dihormati, dan menjadi panutan budaya Jawa ” ujar Rois Hidayat.

Ia mencontohkan keberhasilan masyarakat adat Bali yang mampu menjaga keluhuran adat sehingga seluruh masyarakat—dari pemerintah hingga rakyat—bersatu dalam satu visi menjaga budaya adat bali. Hasilnya tidak hanya menciptakan kerukunan, tetapi juga memberikan daya tarik kuat bagi wisatawan internasional dan dampak ekonomi bagi masyarakat Bali.

Rois menilai hal tersebut sangat mungkin diterapkan di tanah Jawa apabila Kraton Surakarta kembali menegakkan, serta ketegasan adat secara konsisten.

“Ketika adat dan paugeran ditegakkan, ada efek hukum dan efek sosial. Sentono dalem, abdi dalem, serta masyarakat luas dapat merasakan manfaat baik ekonomi, budaya, hingga spiritual. Kerukunan keluarga besar kraton adalah salah satu komponen utama peradaban Jawa,” tambahnya.

Menurutnya, kraton kasunanan Surakarta bukan sekadar simbol budaya, tetapi pusat energi peradaban adi-luhung yang diwariskan para leluhur. Jika tata nilai adat Jawa kembali dijalankan dikraton sebagaimana mestinya, di era modern ini Kraton Surakarta dapat menjadi contoh keteladanan moral, budaya, dan tata masyarakat, sebagaimana kejayaan Kasunanan pada masa lampau dengan dukungan pemerintah Surakarta,

Di akhir pernyataannya, Rois Hidayat mengajak seluruh pihak—baik internal kraton, pemerintah maupun masyarakat Jawa—untuk bersatu mendukung langkah Sinuwun PB XIV Purboyo demi terwujudnya kraton yang kuat, berwibawa, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

“Kraton Surakarta adalah pusat peradaban Jawa. Mari kita jaga bersama, diharapkan membawa dampak positif bagi semua pihak,” tutupnya.

Liputan|Redaksi