![]()
SRAGEN – Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Tegalombo menggelar peringatan Milad ke-48 pada Sabtu (14/2/2026) dengan rangkaian kegiatan yang meriah dan edukatif. Acara tahunan ini dipusatkan di lingkungan madrasah dan dihadiri siswa, orang tua, guru, staf, serta tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan milad diawali dengan apel bersama yang berlangsung khidmat. Suasana semakin semarak saat para siswa mengikuti pawai Ramadan dan penampilan drum band yang menghibur warga sekitar.
Tak hanya seremonial, panitia juga menghadirkan bazar murah kebutuhan pokok bekerja sama dengan Luwes Group. Selain itu, tersedia layanan cek kesehatan gratis dari Puskesmas Kalijambe serta pengobatan tradisional bagi masyarakat.

Edukasi tanggap darurat turut menjadi bagian penting dalam peringatan milad tahun ini. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Sragen memberikan sosialisasi dan praktik langsung cara memadamkan api, khususnya kebakaran akibat kompor rumah tangga. Anak-anak tampak antusias mengikuti simulasi tersebut.
Kepala Madrasah, Sri Mulatsih, S.Pd.I, mengatakan bahwa kegiatan milad rutin digelar setiap tahun dan dalam tiga tahun terakhir dikemas dengan beragam kegiatan yang melibatkan masyarakat.

“Milad ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menanamkan nilai kepada anak-anak agar menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, dan berprestasi. Kami berharap madrasah ini terus menjadi kepercayaan masyarakat Tegalombo,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Pengurus Ranting Muhammadiyah Tegalombo, Haji Daryanto, S.Si., S.Pd., menyampaikan bahwa Milad ke-48 ini menjadi bukti eksistensi dan kepercayaan masyarakat terhadap MIM Tegalombo.
“Kegiatan ini sangat positif. Madrasah memiliki pamor baik dan terus dipercaya masyarakat. Di tingkat ranting, Muhammadiyah Tegalombo juga aktif menggelar berbagai kegiatan seperti pengajian dan kegiatan sosial lainnya,” jelasnya.
Acara ditutup dengan praktik lanjutan dari petugas damkar terkait teknik memadamkan api dari kompor. Keceriaan semakin terasa saat anak-anak diperbolehkan bermain air dari semprotan mobil pemadam kebakaran.
Milad ke-48 ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana edukasi dan penguatan nilai kebersamaan antara madrasah dan masyarakat.
Reporter|Sriyadi
Editor|Rian Derasta

