![]()
PASANG IKLAN
BALI – Seorang pengusaha muda di Bali, Made Hiroki, menyampaikan klarifikasi terkait dugaan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang melibatkan dirinya dan sang istri, Marsella Ivana Nofiana Chandra. Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut saat ini telah ditangani melalui jalur hukum.
Dalam keterangannya kepada awak media, Senin (27/4/2026), Made Hiroki meminta masyarakat untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan, terutama tanpa informasi yang utuh dari kedua belah pihak.“Saya berharap publik tidak berspekulasi dan tidak mencampuri persoalan pribadi yang saat ini sedang kami temppuh melalui jalur hukum,” ujarnya.
Ia menyebut, situasi yang berkembang telah berdampak secara psikologis terhadap dirinya, sekaligus memengaruhi reputasi pribadi dan keluarganya.
Lebih lanjut, Made Hiroki mengungkapkan bahwa dirinya telah melayangkan laporan resmi ke Polresta Denpasar terkait dugaan KDRT yang dialaminya. Laporan tersebut diajukan agar dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Saya mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada aparat penegak hukum dan berharap prosesnya berjalan profesional, objektif, serta tanpa intervensi dari pihak manapun,” katanya.
Terkait adanya dugaan keterlibatan atau komentar dari sejumlah pihak, termasuk yang disebut sebagai oknum pejabat, ia meminta agar semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak memengaruhi jalannya penyelidikan.
Selain itu, ia juga menyampaikan telah melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar untuk klarifikasi administrasi, serta berkomunikasi dengan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Bali.Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak yang disebutkan dalam laporan maupun dari aparat kepolisian terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
Sebagai bagian dari prinsip praduga tak bersalah, seluruh pihak yang terlibat dalam perkara ini berhak memperoleh perlindungan hukum dan kesempatan memberikan klarifikasi secara berimbang hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap
KDRT Bali, Pengusaha Muda, Polresta Denpasar, Kasus Rumah Tangga, Praduga Tak Bersalah, Hukum Indonesia, Berita Bali
koresponden: Megy
- Lebih dari Dua Dekade Mengabdi, Gus Satrio Hadirkan Terapi Tradisional Bernuansa Sunnah untuk Masyarakat Sragen
- BUMD Blora Disorot DPRD, PDIP Usulkan Pansus: BPR Blora Artha, BWU hingga BPE Dinilai Belum Maksimalkan Potensi PAD
- Dukungan Terus Mengalir, Keluarga Besar Keturunan PB III Kasunanan Surakarta Ikut Bantu Pembangunan Masjid dan Ponpes Sapu Jagad
- Makna “Londo Ireng” Menurut PBH Lidikkrimsus RI: Jangan Terjebak Istilah, Fokus Berantas Korupsi
- Sukmo Nyawiji NU Roso: Merawat Tradisi, Menguatkan Solidaritas di Tengah Modernitas
-
Lebih dari Dua Dekade Mengabdi, Gus Satrio Hadirkan Terapi Tradisional Bernuansa Sunnah untuk Masyarakat Sragen
ALTERNATIF SRAGEN – Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap terapi komplementer, Praktik Penyembuhan Alternatif Gus Satrio tetap konsisten memberikan pelayanan kesehatan tradisional selama lebih dari 20 tahun. Berlokasi di Jl. Letjen Sutoyo No. 11, Krapyak, Sragen Wetan, Sragen, tempat ini menjadi salah satu pilihan masyarakat yang ingin menjalani terapi tradisional sebagai bagian dari upaya menjaga…
-
BUMD Blora Disorot DPRD, PDIP Usulkan Pansus: BPR Blora Artha, BWU hingga BPE Dinilai Belum Maksimalkan Potensi PAD
BERITA BLORA Blora, Pemerintah Kabupaten Blora menghadapi sorotan tajam dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Kabupaten Blora terkait kinerja sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai belum mampu memberikan kontribusi optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kondisi tersebut mencuat dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Blora yang digelar pada Selasa (28/7/2026). Dalam rapat dengan agenda…
-
Dukungan Terus Mengalir, Keluarga Besar Keturunan PB III Kasunanan Surakarta Ikut Bantu Pembangunan Masjid dan Ponpes Sapu Jagad
SURAKARTA, Lintasindonews.com – Semangat gotong royong dalam pembangunan Masjid dan Pondok Pesantren Sapu Jagad di Gemolong, Kabupaten Sragen, terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan masyarakat. Bantuan material maupun dukungan moril masih berdatangan sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan sarana ibadah dan pendidikan tersebut. Salah satu dukungan datang dari keluarga besar almarhum Purnawirawan Kolonel Perhubungan Dayat Suropati…
-
Lebih dari Dua Dekade Mengabdi, Gus Satrio Hadirkan Terapi Tradisional Bernuansa Sunnah untuk Masyarakat Sragen -
BUMD Blora Disorot DPRD, PDIP Usulkan Pansus: BPR Blora Artha, BWU hingga BPE Dinilai Belum Maksimalkan Potensi PAD -
Dukungan Terus Mengalir, Keluarga Besar Keturunan PB III Kasunanan Surakarta Ikut Bantu Pembangunan Masjid dan Ponpes Sapu Jagad -
Makna "Londo Ireng" Menurut PBH Lidikkrimsus RI: Jangan Terjebak Istilah, Fokus Berantas Korupsi -
Sukmo Nyawiji NU Roso: Merawat Tradisi, Menguatkan Solidaritas di Tengah Modernitas




