KKN di Desa Tumpukan Resmi Dimulai, Mahasiswa Siap Dorong Toleransi, Cegah Stunting, dan Tingkatkan Ekonomi Warga

KKN di Desa Tumpukan Resmi Dimulai, Mahasiswa Siap Dorong Toleransi, Cegah Stunting, dan Tingkatkan Ekonomi Warga

Loading

KLATEN, Sebanyak 24 mahasiswa yang tergabung dalam dua kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) resmi memulai pengabdian di Desa Tumpukan, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, sejak 21 Juni 2026.

Kegiatan yang akan berlangsung selama 40 hari tersebut diawali dengan silaturahmi dan koordinasi bersama pemerintah desa.Dalam sambutannya, Kepala Desa Tumpukan, Sriyanto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia berpesan agar seluruh peserta menjaga sopan santun, tata krama, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan desa selama menjalankan program kerja.

“Kami berharap mahasiswa dapat melaksanakan kegiatan sesuai jalur dan tugasnya, menjaga etika, serta membangun kolaborasi yang baik dengan masyarakat maupun perangkat desa,” ujarnya.

Kepala desa juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan kewaspadaan selama berada di wilayah desa. Selain itu, mahasiswa diminta aktif menjalin komunikasi dengan perangkat desa, kepala dukuh, hingga masyarakat di tingkat RW agar setiap program dapat berjalan optimal.

Sementara itu, dosen pembimbing lapangan, Csebitbsaya ayu melalui perwakilannya menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan KKN terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Ia berharap seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Tumpukan.

Adapun sejumlah program prioritas yang akan dijalankan mahasiswa KKN meliputi penguatan toleransi antarumat beragama, pemberdayaan desa ramah anak dan perempuan, peningkatan ekonomi masyarakat, serta upaya pencegahan dan penanganan stunting.

Mahasiswa juga berencana melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan edukatif yang melibatkan warga secara langsung. Pemerintah desa membuka ruang kolaborasi agar program-program tersebut dapat disinergikan dengan agenda pembangunan desa yang telah berjalan.

Dengan semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat, kehadiran mahasiswa KKN diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Desa Tumpukan serta mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat.

(Cindy)