Lima Titik Rawan Kebakaran di Klaten Selatan Disorot, Koramil Dorong Kesiapsiagaan Warga

Lima Titik Rawan Kebakaran di Klaten Selatan Disorot, Koramil Dorong Kesiapsiagaan Warga

Loading

LINTASINDONEWS

KLATEN – Lima lokasi di Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, menjadi perhatian dalam upaya pencegahan kebakaran selama musim kemarau. Pemetaan wilayah rawan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Pengurangan Risiko Bencana yang digelar di Aula Kecamatan Klaten Selatan, Jumat (9/10/2026).

Komandan Koramil (Danramil) 06/Kebonarum Kodim 0723/Klaten, Kapten Inf Rudiyanto, hadir sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Sosialisasi ini difokuskan pada peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama ketika kondisi lingkungan mengering akibat musim kemarau.

Dalam pemaparannya, Rudiyanto menekankan pentingnya pencegahan sejak dini. Kondisi lahan dan vegetasi yang kering dapat memperbesar risiko kebakaran, terlebih jika terdapat sumber api yang tidak segera dikendalikan.

Menurut dia, upaya mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan aparat. Keterlibatan masyarakat diperlukan melalui pemantauan lingkungan, pengurangan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, serta pelaporan cepat apabila ditemukan tanda-tanda kebakaran.

“Pencegahan kebakaran harus menjadi perhatian bersama, terutama saat musim kemarau ketika kondisi lingkungan cenderung kering. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin,” demikian pesan Rudiyanto dalam kegiatan tersebut.

Lima lokasi menjadi perhatian

Dalam sosialisasi itu, terdapat lima lokasi di wilayah Kecamatan Klaten Selatan yang diidentifikasi memiliki potensi kerawanan kebakaran. Lokasi tersebut meliputi:

  1. Bekas tempat pembuangan sampah (TPS) Jembatan Gajah Blorok, Desa Merbung.
  2. Sebelah kanan Kakung Sableng, Desa Tegalyoso.
  3. Sebelah utara Polsubsektor, Desa Sumberejo.
  4. Kawasan selatan New Merapi Resto, Kelurahan Gayamprit.
  5. Sekitar Rumah Makan Lembayung, Desa Karanglo.

Penyebutan lokasi tersebut menjadi bagian dari langkah meningkatkan kewaspadaan di tingkat wilayah. Pemantauan terhadap titik-titik yang dinilai rawan diharapkan dapat membantu masyarakat dan petugas melakukan pencegahan sebelum kebakaran meluas.

Kegiatan ini dihadiri Camat Klaten Selatan, Ir. Hj. Anna Fajria Hidayati, M.Si.; Kepala Polsubsektor Klaten Selatan, Iptu Agung Rahardjo, S.H.; perangkat kecamatan; serta relawan tingkat kecamatan dan desa yang berada di wilayah berisiko bencana.

Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan pengumuman atau imbauan di sejumlah lokasi yang menjadi perhatian. Pemasangan tersebut ditujukan untuk mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam beraktivitas dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran.

Sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, kepolisian, dan relawan menjadi salah satu unsur penting dalam upaya pengurangan risiko bencana. Selain edukasi, kesiapan komunikasi dan kecepatan pelaporan juga diperlukan agar potensi kebakaran dapat segera ditindaklanjuti.

Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0723/Klaten melalui jajaran Koramil menyatakan dukungannya terhadap pembinaan wilayah dan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai mitigasi bencana.

Upaya pencegahan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi berlanjut melalui kewaspadaan sehari-hari, pemantauan lingkungan, dan keterlibatan aktif warga dalam menjaga keselamatan bersama. (Red)

cindy