![]()
PASANG IKLAN
Grobogan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi bersama IPWL Al Ma’laa resmi membuka Program Pasca Rehabilitasi Sosial Pemasyarakatan Tahun 2026, Kamis (7/5/2026), bertempat di ruang kunjungan lapas setempat.Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti sebanyak 20 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan berlangsung tertib, aman, serta kondusif.

Program ini menjadi bentuk sinergi antara pihak lapas dan lembaga rehabilitasi sosial dalam mendukung proses pemulihan serta pembinaan berkelanjutan bagi warga binaan, khususnya agar mampu kembali diterima di tengah masyarakat setelah menjalani masa pidana.
Mengusung tema “Upaya Produktif, Mandiri dan Berfungsi”, program pascarehabilitasi tersebut diarahkan untuk membentuk pribadi warga binaan yang lebih berkualitas, memiliki keterampilan hidup, serta mampu menjalankan fungsi sosial secara positif.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto mengatakan, program pascarehabilitasi merupakan bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan agar tidak kembali terjerumus dalam perilaku negatif setelah bebas nanti.
“Melalui kerja sama dengan IPWL Al Ma’laa, kami berharap warga binaan memperoleh pendampingan yang maksimal sehingga mampu menjadi pribadi yang lebih produktif, mandiri, dan bermanfaat saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Selain sebagai upaya pemulihan sosial, kegiatan tersebut juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat pembinaan mental, sosial, dan kemandirian warga binaan selama menjalani masa pembinaan di lapas.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dengan dokumentasi sebagai bagian dari laporan pembinaan pemasyarakatan Tahun 2026.
AL1 Grobogan
- Bantuan P3-TGAI Rp195 Juta di Wates Disorot, Baru Sebulan Dinding Irigasi Retak, Muncul Pengakuan Setoran 20 Persen
- LHA SH Terate Pusat Madiun: Jangan Gunakan Tekanan Massa untuk Menyelesaikan Persoalan Organisasi
- Dandim Klaten Ajak Wartawan Perkuat Sinergi, Tegaskan Media Punya Peran Penting Tangkal Hoaks
- Kematian Iltaniardi dan Pertanyaan yang Tertinggal: Bagaimana Pertolongan Pertama Diberikan?
- Delapan Tahun Diguyur Anggaran Rp1,142 Miliar, Wisata Umbul Tirah Disorot: Kios Berdiri di Atas Saluran Air hingga Dugaan Setoran Tiket
-
Bantuan P3-TGAI Rp195 Juta di Wates Disorot, Baru Sebulan Dinding Irigasi Retak, Muncul Pengakuan Setoran 20 Persen -
LHA SH Terate Pusat Madiun: Jangan Gunakan Tekanan Massa untuk Menyelesaikan Persoalan Organisasi -
Dandim Klaten Ajak Wartawan Perkuat Sinergi, Tegaskan Media Punya Peran Penting Tangkal Hoaks -
Kematian Iltaniardi dan Pertanyaan yang Tertinggal: Bagaimana Pertolongan Pertama Diberikan? -
Delapan Tahun Diguyur Anggaran Rp1,142 Miliar, Wisata Umbul Tirah Disorot: Kios Berdiri di Atas Saluran Air hingga Dugaan Setoran Tiket

