![]()

LINTASINDONEWS.com – Munculnya jurnalisme online juga bagian dari perkembangan dalam ranah teknologi. Sebagaimana yang dikatakan sebelumnya bahwa Jurnalisme berkembang sesuai dengan kehidupan masyarakat itu sendiri. Hal ini tidak lepas dari yang namanya teknologi terbukti dengan masyarakat yang kini semakin banyak beralih menggunakan internet, yang merupakan hasil dari kemajuan teknologi. Seperti yang di kutip dari Kompas.com pada tahun 2017, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 143,26 juta jiwa. Angka tersebut meningkat dibandingkan pada tahun sebelumnya, yakni tahun 2016 yang tercatat mencapai 132,7 juta jiwa. Data tersebut merupakan hasil survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia ( APJII).
Hal tersebut menjadi tolak ukur bagaimana perkembangan media online yang perlahan menggeser media cetak. Sebagaimana yang di kutip dari Detiknet.com TNS (Taylor Nelson Sofres) yang merupakan sebuah perusahaan global dalam bidang riset, telah mengumumkan hasil penelitian gelombang kedua Net Index. Salah satu hasil penelitian ini menyoroti bahwa tren pembaca media cetak perlahan mulai bergeser ke media online.
Bertempat di Hotel Le Meridien, beberapa tahun yang lalu. Karthik Venkatakrishnan, Business Director & Group Head TNS Indonesia menjelaskan beberapa temuan riset tersebut. “Kini tren pembaca berita telah berubah dari cetak ke media online. Terkait hal ini portal berita lokal juga menjadi salah satu kunci tren tersebut,” paparnya. Data tersebut menunjukan lonjakan signifikan dalam pengaksesan berita online di tahun 2009 adalah 28 persen, dan meningkat menjadi 37 persen di 2010. Sementara penggunaan media cetak terus menurun. Perkembangan teknologi pada akhirnya membuat jurnalisme masuk dalam kecanggihan teknologi tersebut sehingga muncullah jurnalisme online.
Pavlik (2001) menyebutkan jurnalisme ini berdimensi contextualized journalism. Ini karena kemampuan menggabungkan multimedia digital, interaksi online, dan tata rupa fiturnya. Pengintegrasian tiga fitur komunikasi yang unik: kemampuan-kemampuan multimedia berdasarkan platform digital, kualitas interaktif komunikasi online, dan fitur-fitur yang ditatanya.
Media Online
Kerja seorang jurnalis tidak lepas dari peran media masa dalam menyebar luaskan berita atau informasi yang telah di buatnya. Media masa sebagai tali penghubung antara jurnalis dengan khalayak di atur pula dalam UU No. 40 tahun 1990 tentang Pers pasal 6. Pers sendiri dengan jurnalistik adalah dua hal yang berbeda namun secara fungsional tidak dapat di pisahkan. Jurnalistik merupakan bentuk kegiatannya sedangkan pers merupakan media jurnalistik dimana berita atau apa saja disalurkan (Daulay, 2016 : 4).
Jurnalistik berkembang mengikuti perkembangan media dimana media sendiri memiliki peranan yang penting dalam menyebar luaskan informasi yang di buat oleh seorang jurnalis. Berangkat dari hal tersebut media pun kini semakin canggih mengikuti teknologi yang terus berkembang.
Berkembangnya teknologi informasi semenjak akhir millenium kedua telah menyebabkan sejumlah perubahan besar dalam kehidupan manusia masa kini. Perubahan tersebut muncul seiring lahirnya mekanisme baru dalam berkomunikasi yang di tandai dengan penggunaan multimedia dimana teks, suara, gambar atau grafis dapat di akses sekaligus ke dalam seperangkat media. Masyarakat masa kini dapat mengakses informasi secara cepat dan lengkap melalui penggunaan alat komunikasi seperti telepon rumah, telepon genggam, televisi, komupter dan berbagai media elektronik lainnya yang telah di lengkapi dengan jaringan internet (Hermawan, 2008 : 99).
Perkembangan media membuat masayarakat pun menjadi beralih dari media konvensional menuju media yang lebih interaktif seperti media online, yang merupakan gabungan dari media konvensional dan internet. Adaya media ini, menjadikan setiap individu mampu memberikan informasi secara cepat kepada orang lain dengan kecepatan jaringan internet. Dewasa ini, para jurnalis pun telah melakukan gebrakan mengikuti arus teknologi yang kian pesat dimana media cetak berbondong-bondong membuat media versi online melihat pembacaan saat ini media sosial lebih diminati karena kemudahannya yang muda di akses.
Media online yang merupakan salah satu terobosan baru hadir dalam keseharian masyarakat. Dunia baru yang di ciptakan dalam media online pun membantu masyarakat berinteraksi walaupun jarak yang jauh dengan waktu yang tidak terbatas. Pekerjaan-pekerjaan yang dicari, didukung, dimana yang menerima tidak lagi hanya menerima apa yang diberitakan, melainkan dapat mencari atau mengirimkan informasi yang relevan.( M Burhan Bungin, 2008 ; 135). Masyarakat tidak lagi hanya menjadi penikmat produk-produk yang di sodorkan dari jurnalis seperti koran, tv dan lain-lain tapi juga mampu menjadi bagian di dalamnya dengan jangkauan internet yang bisa di akses oleh siapa saja.
Media online merupakan tipe baru jurnalisme karena memiliki sejumlah fitur dan karakteristik dari jurnalisme tradisional. Fitur-fitur uniknya mengemuka dalam teknologinya, menawarkan kemungkinan-kemungkinan tidak terbatas dalam memproses dan menyebarkan berita. (Seno)
Refrensi berbagai sumber
“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan (alenia pertama pembukaan UUD 1945)”

