P3-TGAI Putatnganten Disorot: Diduga Kejar Serapan Anggaran, Kualitas Pekerjaan Jadi Pertanyaan

P3-TGAI Putatnganten Disorot: Diduga Kejar Serapan Anggaran, Kualitas Pekerjaan Jadi Pertanyaan

Loading

GROBOGAN, Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di Desa Putatnganten, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan, menuai sorotan. Sejumlah pihak mempertanyakan kualitas pekerjaan fisik yang dinilai belum mencerminkan tujuan utama program yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut.

P3-TGAI merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air yang bertujuan memperbaiki dan meningkatkan fungsi jaringan irigasi melalui pemberdayaan masyarakat petani secara langsung. Program ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan nasional, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mendorong kesejahteraan petani di perdesaan.

Namun, berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (11/8/2026), pekerjaan saluran irigasi di Desa Putatnganten dinilai belum menunjukkan kualitas yang optimal. Beberapa pasangan batu terlihat tidak rapi dan pada sejumlah titik masih terdapat genangan air di area pekerjaan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai mutu pelaksanaan proyek yang seharusnya menjadi sarana peningkatan layanan irigasi bagi lahan pertanian.

Di sisi lain, sejumlah kalangan menilai pelaksanaan program pemerintah tidak boleh hanya berorientasi pada penyerapan anggaran dan penyelesaian volume pekerjaan semata. Kualitas hasil pekerjaan harus menjadi prioritas utama agar manfaat program dapat dirasakan petani dalam jangka panjang.

Sebagaimana diketahui, lokasi penerima program P3-TGAI ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1776/KPTS/M/2026 tentang Penetapan Lokasi Daerah Irigasi dan Kelembagaan Penerima Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi.

Program P3-TGAI memiliki sejumlah sasaran dan manfaat, di antaranya memperlancar aliran air pada saluran irigasi tersier yang mengalami kerusakan atau pendangkalan, meningkatkan intensitas tanam karena ketersediaan air yang lebih stabil, serta menggerakkan perekonomian desa melalui sistem swakelola yang melibatkan masyarakat setempat tanpa pihak ketiga atau kontraktor.

Bagi petani, keberadaan jaringan irigasi yang baik sangat penting untuk mendukung pola tanam padi pada Musim Tanam I (MT-1) maupun Musim Tanam II (MT-2). Oleh karena itu, kualitas pembangunan menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan program.

Meski demikian, pemberitaan ini tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan prinsip keberimbangan. Upaya konfirmasi kepada pihak penanggung jawab kegiatan telah dilakukan. Namun hingga berita ini ditayangkan, reporter Lintasindonews.com belum memperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun pengurus P3A yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.

Lintasindonews.com masih berupaya menghubungi pihak terkait guna memperoleh klarifikasi dan penjelasan lebih lanjut terkait pelaksanaan proyek P3-TGAI di Desa Putatnganten.

(AL.1 – Grobogan)

BREAKING NEWS

TERKINI

  • Jelang Pelantikan BPD Gawan, Nama W Disorot Dua Isu: Pemanggilan di Balai Desa hingga Dugaan Bagi-Bagi Uang

    Jelang Pelantikan BPD Gawan, Nama W Disorot Dua Isu: Pemanggilan di Balai Desa hingga Dugaan Bagi-Bagi Uang

    JEJAK KASUS SRAGEN – Menjelang pelantikan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gawan, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, nama salah seorang calon anggota BPD terpilih berinisial W (40) menjadi perhatian setelah muncul sejumlah informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Informasi yang dihimpun LintasIndonews.com menyebut, selain isu mengenai dugaan hubungan khusus antara W dengan seorang warga berinisial P…


  • Bank Sampah Mawar Rayakan 8 Tahun dengan Arung Jeram, Tabungan dari Sampah Jadi Bekal Outbound

    Bank Sampah Mawar Rayakan 8 Tahun dengan Arung Jeram, Tabungan dari Sampah Jadi Bekal Outbound

    BOYOLALI – Sampah rumah tangga yang selama ini kerap dianggap tidak bernilai justru menjadi sumber kebahagiaan bagi anggota Bank Sampah Mawar, Perum Persada Asri, Desa Ngesupsari, RT 9/RW 2, Kecamatan Teras, Boyolali.Memperingati ulang tahun ke-8, sekitar 30 anggota Bank Sampah Mawar mengikuti kegiatan outbound sekaligus wisata bersama di Taman Gemericik Bengawan (TGB), Karanglo, Klaten, Sabtu…


  • Bantuan P3-TGAI Rp195 Juta di Wates Disorot, Baru Sebulan Dinding Irigasi Retak, Muncul Pengakuan Setoran 20 Persen

    Bantuan P3-TGAI Rp195 Juta di Wates Disorot, Baru Sebulan Dinding Irigasi Retak, Muncul Pengakuan Setoran 20 Persen

    JEJAK KASUS BOYOLALI — Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Wates, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, menjadi sorotan setelah kondisi fisik saluran irigasi yang disebut baru sekitar satu bulan dikerjakan terlihat mengalami keretakan. Sorotan tersebut semakin berkembang setelah muncul keterangan dari seorang pengurus P3A yang mengaku adanya penyerahan uang sebesar 20 persen…