![]()
SRAGEN – Polemik menjelang pelantikan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gawan, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, berlanjut. Kepala Desa Gawan Sutrisno memanggil calon anggota BPD terpilih berinisial W (40) dan P pada Jumat (2/10/2026).
Pertemuan itu turut dihadiri Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Gawan. Sutrisno mengatakan, pemanggilan dilakukan untuk mengklarifikasi persoalan yang berkembang di masyarakat.
“Betul mas… tadi saya panggil semua mas,” kata Sutrisno melalui pesan WhatsApp, Jumat (2/10/2026).

Baca Juga:
- Foto 6 Oktober Masih Ada Sapi, Kini Kandang Sepi: Ke Mana 9 Ekor Bantuan Ternak Sragen?
- Ngargotirto di Kawasan Waduk Kedungombo, Ratusan Keramba Ikan Gerakkan Ekonomi Warga
- Terima SK Periode 2026–2031, LPER Semarang Raya Bidik Kolaborasi dengan Pemerintah dan Pelaku UMKM
- Api Melalap Tumpukan Rosok di Kartasura, Puluhan Armada Pemadam Dikerahkan
- Bantuan Revitalisasi Rp448,3 Juta, MCK KB Harapan Bangsa Disorot soal Batas Tanah dan Dugaan Pemborongan
Ada Rencana Pengajuan Izin Poligami
Dalam pertemuan tersebut, P menyampaikan rencana mengajukan izin poligami jika hendak menikahi W.
“Sang lelaki akan tempuh mengajukan ijin poligami mas agar bisa menikahi,” ujar Sutrisno.
Namun, rencana itu belum diketahui telah diajukan secara resmi atau belum. Sementara itu, W masih mempertimbangkan kemungkinan mengundurkan diri sebagai anggota BPD terpilih.
“Untuk sang perempuan yang kebetulan BPD terpilih akan berpikir dan mempertimbangkan untuk mengundurkan diri. Tetap semua masih proses mas. Ending akhirnya masih tetap menunggu,” jelasnya.
Kades Akan Melaporkan Perkembangan
Sutrisno menyebut pemanggilan tersebut merupakan upaya klarifikasi dan pemberian saran agar persoalan tidak berkembang menjadi polemik.
“Yang jelas saya sudah mencoba mengklarifikasi dan memberikan saran untuk mengakhiri polimik dugaan perselingkuhan,” katanya.
Perkembangan persoalan itu akan dilaporkan kepada Pemerintah Kecamatan Tanon.
“Selanjutnya perkembangan ini akan saya laporkan kepada pemerintah kecamatan mas,” imbuhnya.
Rekrutmen BPD Disebut Sesuai Aturan
Sebelumnya, Sutrisno menyatakan proses rekrutmen atau pengisian BPD Gawan telah dilakukan sesuai aturan.
“Soal setelah rekruitmen selesai muncul isu santer terkait hal itu semua saya serahkan kepada pihak-pihak yang terkait,” ujarnya pada Kamis (1/10/2026).
Ia menegaskan akan menjalankan tugas sebagai kepala desa dan tidak mengambil keputusan sendiri. Hasil klarifikasi akan disampaikan kepada pemerintah kecamatan dan kabupaten.
Status W Belum Berubah
Hingga Jumat (2/10/2026), status W sebagai anggota BPD terpilih belum berubah secara resmi. Rencana pengunduran diri juga masih berupa pertimbangan.
Karena itu, belum dapat dipastikan apakah W akan mengikuti pelantikan atau mengundurkan diri. Keputusan tersebut masih menunggu proses administrasi dan koordinasi dengan pemerintah terkait.
Dugaan Pemberian Uang Rp100 Ribu Belum Terjawab
Isu lain mengenai dugaan pemberian uang Rp100 ribu kepada sejumlah warga dalam pemilihan BPD Gawan belum mendapat penjelasan terbaru dari Pemerintah Desa Gawan.
Isu tersebut berbeda dengan pemanggilan P dan W sehingga memerlukan verifikasi tersendiri.
Media membuka ruang bagi W, P, panitia pemilihan BPD, Pemerintah Desa Gawan, Pemerintah Kecamatan Tanon, dan pihak terkait untuk memberikan klarifikasi atau dokumen pendukung.
Pemberitaan ini merupakan kelanjutan dari pemberitaan sebelumnya dan disusun berdasarkan hasil konfirmasi kepada Kepala Desa Gawan. Informasi mengenai dugaan hubungan pribadi maupun rencana pengunduran diri W belum dapat dianggap sebagai keputusan atau fakta hukum final sebelum terdapat keterangan dan dokumen resmi dari pihak yang berwenang.
BERITA VIRAL:
-
Foto 6 Oktober Masih Ada Sapi, Kini Kandang Sepi: Ke Mana 9 Ekor Bantuan Ternak Sragen?
LINTASINDONEWS SRAGEN, Lintasindonews.com — Keberadaan bantuan ternak sapi untuk Kelompok Ternak SRI LUWIH di wilayah Kleco Kulon, Desa Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, menjadi sorotan setelah tim aktivis melaporkan perubahan kondisi kandang dalam rentang waktu beberapa hari. Baca Juga: Berdasarkan dokumentasi yang diterima redaksi, pada Selasa (6/10/2026), sejumlah sapi masih terlihat berada di kandang kelompok…
-
Ngargotirto di Kawasan Waduk Kedungombo, Ratusan Keramba Ikan Gerakkan Ekonomi Warga
LINTASINDONEWS SRAGEN, Lintasindonews.com — Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, memiliki potensi perikanan air tawar yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat. Berada di kawasan Waduk Kedungombo, desa ini dikenal dengan aktivitas budidaya ikan menggunakan keramba yang melibatkan banyak pelaku usaha dan tenaga kerja lokal. Selain itu juga pertanian ada sekitar 156 petani.…
-
Terima SK Periode 2026–2031, LPER Semarang Raya Bidik Kolaborasi dengan Pemerintah dan Pelaku UMKM
LINTASINDONEWS SEMARANG – Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) Cabang Semarang Raya resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan periode 2026–2031. Dengan diterimanya SK tersebut, organisasi ini bersiap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai elemen masyarakat untuk mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat. SK kepengurusan diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP LPER, Prof. Dr. Dra. Francisca Sestri…




