![]()
Tawangmangu – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SAPU JAGAD Nasional yang digelar di Hotel Pringgosari, Tawangmangu, Minggu (10/8/2025) berlangsung lancar dan sukses. Acara ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga wujud kekompakan antar anggota dari berbagai daerah.
Kesuksesan Rakernas ini tak lepas dari perjuangan pembina SAPU JAGAD Nasional, bersama para pengurus dan anggota berupaya memenuhi segala kebutuhan acara, mulai dari penyediaan konsumsi hingga hiburan.
Dukungan datang dari berbagai pihak, di antaranya Ketua Jawa Barat Agus Suwardi, Ketua Jawa Timur Romadhon, Ketua Jawa Tengah Prabu dan Panji, serta Panglima Komando Nasional (Pangkonas) Sugiatnoko, SH.
Pembina Nasional Brigade 487, Kakung dan Uti Janter, juga memberikan kontribusi besar.
Tak ketinggalan, sejumlah tokoh dan anggota di seluruh Indonesia turut membantu demi kelancaran acara, seperti Hendrik Herawan, Kabul, Eko Gunawan Kucrit, Yunanto Klowor, dan Nanang Bagos. Bantuan juga diperoleh dari rekan, sahabat, instansi pemerintah, hingga institusi terkait.
Ketua Umum sekaligus penanggung jawab acara, Agus Yusuf Ahmadi, melalui Janter RS selaku pembina mewakili seluruh panitia mengucapkan terima kasih yang mendalam, khusunya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi.
“Biarlah Allah yang membalas semua kebaikan ini,” ujarnya.
Selain agenda utama, Rakernas diisi dengan pembekalan dan pelatihan paralegal bagi anggota. Acara kemudian ditutup dengan makan bersama dan hiburan musik.
Menariknya, sebagian besar anggota ikut menyumbangkan suara, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

- Polemik BPD Gawan Berlanjut, Kades Panggil P dan W: Ada Rencana Izin Poligami, W Pertimbangkan Mundur
- Bantuan Sapi Rp400 Juta di Desa Bagor Disorot, Pengelolaan Akan Dilaporkan ke KPK dan Kejaksaan
- Jelang Pelantikan BPD Gawan, Nama W Disorot Dua Isu: Pemanggilan di Balai Desa hingga Dugaan Bagi-Bagi Uang
- Bank Sampah Mawar Rayakan 8 Tahun dengan Arung Jeram, Tabungan dari Sampah Jadi Bekal Outbound
- Bantuan P3-TGAI Rp195 Juta di Wates Disorot, Baru Sebulan Dinding Irigasi Retak, Muncul Pengakuan Setoran 20 Persen




