Membuka Tirai Kebenaran

Satu Anggota TNI Dan Masyarakat Sipil Jadi Korban Pengeroyokan Simpatisan PDIP

2 min read
Korban yang dianiaya

LintasIndoNews.com| DIY — Terjadi baku hantam antar Ormas dan simpatisan PDIP, minggu 07 April 2019 pukul 17.15 WIB di Dusun Malangan Desa Bantarkulon Bangun Cipto,Kec. Sentolo,Kab. Kulon Progo, dengan motif pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan oleh simpatisan PDI Perjuangan.

Rumah yang di rusak

Dalam laporan rilis yang di sampaikan Serka Setyo Budi anggota 403/WP (BP tim intel korem 072/ PMK) dilaporkan sebagai berikut korban bernama Setia Budi Haryanto, jabatan Yonif 403/WP(BP TIM Intel Korem 072/PMK), beralamat di Bantar Kulon RT 4/ 2, Bangun cipta, Sentolo Kulon Progo.

Selanjutnya ada lagi korban bernama Janarta, Warga Dlaban,RT 05 RW 03 Sentolo,Kulon Progo adalah Panwaslu Desa Sentolo. Kemudian beberapa saksi Sigit bakti (43)  dan Sugiato (47) keduanya Warga Rt 4/2 Bantar Bangun Cipto.

Peristiwa ini terjadi Pukul 17.15 WIB, korban dengan warga menonton kepulangan konvoi masa simpatisan PDIP di pinggir rumah korban tepatnya sebelum jembatan bantar lama, yang mana massa PDIP selesai melaksanakan kampanye  di alun alun wates, dan tiba tiba di jembatan bantar Setyo Budi melihat ada yang menggunakan baju merah dan terjadi keributan dan pada saat itu Serka Setyo (korban) mengambil gambar dengan mengunakan Hp dan korban kemudian dengan tiba tiba di serang oleh simpatisan yang sedang ribut tersebut.

Setelah itu korban sudah mengaku kalau anggota TNI akan tetapi tidak di indahkan dan massa langsung menyerang Korban dan Janarta selalu korban yang saat itu di lokasi dengan cara memukul dengan menggunakan alat benda tumpul.

Setelah mendapat pukulan dari simpatisan massa PDIP kemudian korban melarikan diri ke arah kampung dan mendapat pertolongan dari warga dan kemudian di bawa ke Rumah sakit Nyi Ageng Serang.

Dalam kejadian tersebut mengalami Kerugian materil 1 buah HP di rampas oleh Simpatisan.

Korban Setyo Budi mengalami luka sobek di kepala bagian belakang dan di jahit sebanyak 7 jahitan, luka sobek di pergelangan tangan kiri sepanjang 5 cm. Sedangkan Janarta mengalami Luka sobek di bagian kepala dan mendapat 5 jahitan.

Kaca rumah Sukarjo yang juga kantor milik ybs Kantor cv tri mitra sejati pengadaan barang levelansir rusak kaca kantor pecah dan kaca, alamat Malangan Rt 04 RW 02, Kecamatan Sentolo Kabupaten Kulon Progo, Kaca alat berat jenis Bachoe, Mobil kijang nopol AA 8596 LK rusak pada bagian kaca samping kanan kiri dan belakang

Untuk rumah Nova Sindang Prastowo,26,Swasta,almt malangan rt 4 rw 2 sentolo kulonprogo rusak pada bagian kaca jendela rumah. Sementara rumah Serka Setyo Budi Haryanto, Rusak pada kaca jendela rumah pecah rumah milik Setyo Budi H (korban), Perusakan 4 unit sepeda motor.

Alat bukti yang berhasil diamankan oleh Serka Setyo (Korban) yaitu 1 buah HT merk Baofeng milik Simpatisan yang menyerang.

Untuk saat ini Korban an. Janarto (Panwasludes) setelah mendapat perawatan dari RS. Nyi Ageng Serang sudah diperbolehkan pulang,dan untuk Korban An. Serka Setyo masih dalam proses penanganan dari pihak RS. Nyiageng Serang. (Tur)

Sumber: WAG Press Room

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.