![]()
BERITA POLRI
SRAGEN – Kepolisian Resor (Polres) Sragen menggelar kegiatan Silaturahmi Kamtibmas bersama jajaran pengamanan internal Persaudaraan Setia Hati Terate (Pamter) Cabang Sragen, Jumat, 12 September 2025, di Mapolres Sragen.
Acara tersebut dihadiri Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, S.I.K., M.Si., didampingi Kasat Intelkam Polres Sragen, IPTU Joko Purwanto. Turut hadir Ketua Bidang Organisasi SH Terate Cabang Sragen, Ari, Ketua Koordinator Pamter cabang sragen beserta perwakilan koordinator Pamter dari 20 ranting se-Kabupaten Sragen.
Dalam sambutannya, IPTU Joko Purwanto menegaskan pentingnya peran Pamter dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Rekan-rekan Kanit di seluruh jajaran harus bersinergi dengan Pamter dan perguruan silat untuk menciptakan situasi yang kondusif,” ujarnya.
Kapolres Sragen, yang baru menjabat selama satu setengah bulan, menyampaikan apresiasinya kepada Pamter yang hadir. Menurutnya, silaturahmi ini merupakan ruang dialog antara kepolisian, perguruan silat, dan pemerintah daerah.
“Silaturahmi ini adalah niat baik untuk membangun Sragen yang aman dan harmonis. Mari tunjukkan bahwa Pamter peduli sehingga Sragen bisa menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia,” kata Dewiana.
Kapolres juga meminta seluruh jajaran kepolisian dan Pamter mendukung kegiatan ini secara berkelanjutan, termasuk berkoordinasi dengan masyarakat.
“Dengan semangat kebersamaan, kita bisa mencegah potensi konflik dan menghilangkan keresahan masyarakat,” imbuhnya.
Ketua Bidang Organisasi PSHT Cabang Sragen, Ari, menyambut baik inisiatif Polres Sragen. Ia menegaskan kesiapannya mendukung penuh program tersebut.
“Kami bersama seluruh pengurus Pamter di Sragen siap mengawal kegiatan ini demi menjaga kondusifitas wilayah,” ucapnya.
Wakapolres Sragen, Nunung Farmadi, S.I.K., juga memberikan apresiasi. Ia menekankan pentingnya koordinasi berkelanjutan agar silaturahmi dapat menjadi ladang ibadah sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Acara ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama, menandai komitmen Polres Sragen dan Pamter untuk mempererat sinergi dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Bumi Sukowati.
Penulis|Adiat S



DPC AWPI SOLO







- Ketika Gula Habis, Semut Pun Tak Lagi Mendekat
- Punthuk Gagatan di Boyolali, Jejak Kisah Tiga Tokoh Jawa yang Masih Didatangi untuk Berdoa dan Ritual
- Dana Desa Rp90 Juta untuk Talud Krobokan Disorot: Berdiri di Lahan Perhutani, Pemdes Diminta Buka Penjelasan
- SETELAH GEMOLONG DAN KALIJAMBE, KINI TANON DISOROT! Motor Kades Karangasem Terlihat Berpelat Putih, Jawaban “Nanti Kalau Longgar” Mengundang Pertanyaan
- 93 Titik P3TGAI di Wonogiri Aliri 2.661,5 Hektare Lahan, Dukung Ketahanan Pangan
-
Ketika Gula Habis, Semut Pun Tak Lagi Mendekat -
Punthuk Gagatan di Boyolali, Jejak Kisah Tiga Tokoh Jawa yang Masih Didatangi untuk Berdoa dan Ritual -
Dana Desa Rp90 Juta untuk Talud Krobokan Disorot: Berdiri di Lahan Perhutani, Pemdes Diminta Buka Penjelasan -
SETELAH GEMOLONG DAN KALIJAMBE, KINI TANON DISOROT! Motor Kades Karangasem Terlihat Berpelat Putih, Jawaban “Nanti Kalau Longgar” Mengundang Pertanyaan -
93 Titik P3TGAI di Wonogiri Aliri 2.661,5 Hektare Lahan, Dukung Ketahanan Pangan




