![]()
GROBOGAN – Menutup rangkaian pembinaan di penghujung tahun 2025, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi menggelar Kajian Akhir Tahun yang diikuti seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (30/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Ajisaka Lapas Purwodadi ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual bagi WBP menjelang pergantian tahun. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran petugas Lapas bersama seluruh warga binaan dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi dalam sambutannya mengajak para WBP untuk mengikuti kajian dengan sungguh-sungguh serta menjadikan pesan-pesan yang disampaikan sebagai bekal dalam memperbaiki diri dan menata masa depan yang lebih baik.
“Akhir tahun bukan hanya tentang pergantian waktu, tetapi juga momentum refleksi diri. Harapannya, apa yang didapat hari ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari selama menjalani proses pembinaan,” ujarnya.
Kajian inti disampaikan oleh Kyai Muhammad Khudori dengan mengangkat tema “Membebaskan Hati yang Terpenjara, Resolusi Jiwa Menuju 2026”. Dalam tausiyahnya, Kyai Khudori menekankan pentingnya keberanian untuk berubah dan tidak terjebak pada kesalahan masa lalu.
Ia menyampaikan bahwa setiap manusia selalu memiliki kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik, karena Allah SWT senantiasa membuka pintu taubat dan harapan bagi siapa pun yang mau berusaha.
“Yang paling penting bukan di mana kita berada hari ini, tetapi sejauh mana kita mau berubah dan memperbaiki diri untuk hari esok,” tutur Kyai Khudori di hadapan para WBP.
Melalui kajian ini, para warga binaan diajak menjadikan akhir tahun sebagai sarana introspeksi diri, membangun optimisme, ketenangan batin, serta semangat baru dalam menjalani proses pembinaan secara lebih bermakna.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan salat Dzuhur berjamaah serta makan siang bersama antara petugas dan WBP. Kebersamaan tersebut mencerminkan komitmen Lapas Kelas IIB Purwodadi dalam membangun sistem pembinaan yang humanis, religius, dan berorientasi pada perubahan positif.
AL.1 – Grobogan

