![]()
SUARA PENDIDIKAN
BOYOLALI – Di tengah semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan dan pendidikan karakter, MTsN 9 Boyolali terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu madrasah negeri yang diminati masyarakat, khususnya di Kecamatan Simo dan sekitarnya.
Berlokasi di Jalan Raya Simo–Kacangan KM 7, Desa Sumber, MTsN 9 Boyolali di nahkodai oleh Kepala Madrasah H. Kusnan, MPd sejak Tahun 2022 merupakan madrasah negeri di bawah naungan Kementerian Agama yang telah mengantongi akreditasi A. Hal ini menjadi salah satu indikator kualitas layanan pendidikan yang diberikan kepada para peserta didik.
- Rp 200 Juta untuk Tiga Lumbung, Diduga Fiktif: LAPAAN RI Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa
- Jangan Biarkan SPPG Menjadi Alat Kepentingan: Ketika Profesionalisme Kalah oleh Kedekatan
- Irigasi Wukirsawit Disorot, Aktivis: Jangan Sampai Anggaran Besar Berujung Pekerjaan Asal Jadi
- SMP BK Kaliboto Mojogedang Berdiri di Atas Tanah Kas Desa, Disorot karena Diduga Terima Bantuan Rp1,4 Miliar Lebih
- HUT Ke-2 DePA-RI, Luthfi Yazid Serukan Advokat Bersatu Kawal UU Advokat Baru dan Keadilan
Mengusung slogan “Idola dan Terpercaya”, MTsN 9 Boyolali tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter religius, disiplin, mandiri, serta berakhlakul karimah. Berbagai kegiatan keagamaan, pembelajaran berbasis teknologi, hingga pengembangan bakat dan minat siswa menjadi bagian dari budaya madrasah.
Prestasi pun terus diraih para siswa, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional, terutama dalam bidang akademik dan keagamaan. Capaian tersebut semakin memperkuat kepercayaan masyarakat untuk menjadikan MTsN 9 Boyolali sebagai pilihan utama dalam melanjutkan pendidikan setelah jenjang sekolah dasar.
Selain didukung tenaga pendidik yang berkompeten, suasana belajar yang nyaman dan kondusif menjadi nilai tambah tersendiri. Madrasah ini juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan melalui berbagai inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi.
Dengan komitmen mendidik generasi yang cerdas, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman, MTsN 9 Boyolali terus meneguhkan posisinya sebagai madrasah favorit yang dipercaya masyarakat untuk mencetak generasi masa depan yang unggul.
-
Rp 200 Juta untuk Tiga Lumbung, Diduga Fiktif: LAPAAN RI Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa -
Jangan Biarkan SPPG Menjadi Alat Kepentingan: Ketika Profesionalisme Kalah oleh Kedekatan -
Irigasi Wukirsawit Disorot, Aktivis: Jangan Sampai Anggaran Besar Berujung Pekerjaan Asal Jadi -
SMP BK Kaliboto Mojogedang Berdiri di Atas Tanah Kas Desa, Disorot karena Diduga Terima Bantuan Rp1,4 Miliar Lebih -
HUT Ke-2 DePA-RI, Luthfi Yazid Serukan Advokat Bersatu Kawal UU Advokat Baru dan Keadilan
-
Rp 200 Juta untuk Tiga Lumbung, Diduga Fiktif: LAPAAN RI Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa
JEJAK KASUS KARANGANYAR — Polemik penggunaan Dana Desa (DD) di Desa Genengan, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar, kembali mencuat. Kali ini, sorotan tajam tertuju pada proyek pembangunan lumbung pangan tahun anggaran 2022 yang dinilai tidak sesuai dengan perencanaan awal. Berdasarkan dokumen laporan penyaluran Dana Desa Genengan yang diperoleh, Pemerintah Desa Genengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 200.000.000…
-
Jangan Biarkan SPPG Menjadi Alat Kepentingan: Ketika Profesionalisme Kalah oleh Kedekatan
OPINI oleh: Sugeng Rianto Pemimpin Redaksi (Pemerhati Kebijakan Publik) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program besar yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Karena itu, pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) semestinya ditempatkan sebagai bagian dari pelayanan publik yang membutuhkan profesionalisme, akuntabilitas, transparansi dan tanggung jawab. SPPG bukan milik pribadi seseorang. Bukan pula milik kelompok, organisasi,…
-
Irigasi Wukirsawit Disorot, Aktivis: Jangan Sampai Anggaran Besar Berujung Pekerjaan Asal Jadi
JEJAK KASUS KARANGANYAR – Pembangunan saluran irigasi di Desa Wukirsawit, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, terus menjadi perhatian. Selain muncul pertanyaan mengenai material dan metode pekerjaan, kini sorotan juga datang dari aktivis pemerhati kebijakan publik. Dalam dokumentasi lapangan, terlihat pembangunan saluran irigasi menggunakan pasangan batu. Pada sejumlah bagian, pekerjaan tampak dilakukan ketika saluran masih terdapat genangan…




