Membuka Tirai Kebenaran

Bambang Ndudung Korban PHK Beralih Jualan Es Cendol

2 min read

LINTASINDONEWS.com,  REMBANG
– Wabah Covid-19 yang melanda negeri ini, menjadikan Bambang (40), tahun salah satu korban pemutusan hubungan kerja (PHK) dari perusahaannya.
Bekerja disalah satu perusahaan yang bergerak dibidang Tranportasi, sejak lima tahun, orang yang akrab di sapa Ndungkik ini harus rela berhenti bekerja. Namun, kondisi itu tidak membuatnya putus asa dan tetap berjuang agar tetap survive.

Dengan bermodal tabungan dan sisa uang simpanan, warga Dukuh Kedungdoro,Rt.02 /Rw.05, Kelurahan Leteh Kecamatan Kota Rembang itu, memberanikan diri berbisnis jualan es cendol dan es jus.

Bermodal Rp 3000.000 dan angkringan dari pinjaman kawannya, Bambang membuka kedai es dijalan Pemuda ,tepatnya di depan Stadion Krida Rembang.

“Alhamdulillah lumayan, perhari bisa 30-50 bungkus es laku terjual,” ujar Bambang, saat menuturkan kisahnya itu kepada wartawan Lintas Indonews.com , Sabtu (14 /06/2020)”

Menurut bapak dua anak ini, kondisi pasca di PHK membuatnya terpuruk, ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, karena di PHK tidak mendapatkan uang pesangaon dari perusahaanya. Namun, ia tidak mau hanya diam saja. Dia memutuskan untuk tetap banting tulang dan jangan sampai usai di PHK keluarganya menjadi kesulitan.

“Kalau ada tekat dan kemauan pasti ada jalan,” terangnya.
Cerita Bambang itu menyentuh hati para penikmat es cendolnya,  antara lain Bang Sudut Bambau dan teman – teman itu langsung mengangkat dua jempolnya dan mengapresiasi apa yang dilakukan Bambang.

“Panjenengan (anda) keren, tidak mengeluh dan berusaha untuk tetap tegar eksis. Saya beli ya, es Cendol dan jus alpukat. Masing-masing 1 bungkus ,” kata Bank Sudut .

Sejak  itu Bambang sibuk melayani Pesanan, langsung saja membuat laris manis dagangannya.

Ia tidak menyangka, pada pagi itu dagangannya akan laku banyak.
Menurut Bank Sudut, apa yang dilakukan Bambang adalah contoh bagaimana menghadapi Covid-19. Tidak boleh kalah dengan kondisi itu, semua harus berkawan dengan Covid-19 dengan tetap survive dan eksis.

“Banyak yang mengeluh ke saya tentang kondisi ini, tapi tidak sedikit pula yang tetap survive melakukan banyak cara. Orang-orang seperti Bambang ini perlu kita contoh, mari kita dukung dengan langkah konkret. Caranya gimana, ya kita beli,” tegas Sudut Bambu.

Ia yang datang sebagai salah satu kerabat untuk memberi spot kawan-kawannya yang di-PHK, justru mendapat rezeki.
“Tidak menyangka, ini berkah bagi kami. Semoga banyak kawan-kawan kami yang tetap berjuang untuk survive di tengah musibah ini,” ( Insan )

editer:  seno

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.