![]()
PERISTIWA
SRAGEN – Warga Desa Saren, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, dikejutkan dengan penemuan mayat pria di dalam sumur area persawahan, Minggu pagi, 14 September 2025, sekitar pukul 06.30 WIB.
Korban diketahui bernama Muhammad Sidiq (37), warga Dukuh Karangnongko RT 11, Desa Saren, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 6 September 2025. Penemuan ini sekaligus mengakhiri pencarian korban yang sempat misterius selama sepekan.
Kejadian bermula ketika pemilik sumur, Hj. Ngatibah (78), hendak menyiangi rumput. Ia mencium bau menyengat yang disangka berasal dari bangkai ikan lele. Namun, saat dicek lebih dekat, terlihat sesosok tubuh manusia yang sudah membusuk dan dipenuhi belatung.
Kaget dengan temuan itu, Ngatibah segera memberitahu warga. Informasi pun cepat menyebar dan menghebohkan masyarakat Dukuh Plawar. Perangkat desa, Hadi Khoiri (59), membenarkan laporan tersebut.
“Mbah Ngatibah kaget melihat ada mayat di sumurnya. Warga lalu melapor ke Polsek Kalijambe, dan korban berhasil dievakuasi ke RSUD Gemolong,” ujarnya.
Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menjelaskan hasil pemeriksaan luar tim medis RSUD Gemolong.
“Jenazah sudah membusuk dan penuh belatung, tetapi tidak ada tanda-tanda kekerasan,” jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (15/9/2025).
Dari keterangan keluarga, korban memiliki riwayat epilepsi dan rutin berobat tiap bulan. Ia juga kerap pergi tanpa pamit. Terakhir kali terlihat meninggalkan rumah pada Sabtu, 6 September 2025.
Polres Sragen mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga yang memiliki kondisi kesehatan khusus.
“Perhatian keluarga sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Kapolres.
Jurnalis|Surya Kencana
- Bukan Sekadar Tempat Bermain, Wahana Sendang Salju di Karanganyar Tawarkan Edukasi hingga Bantu UMKM Lokal
- Penataan PKL Jalan Slamet Riyadi Tuai Sorotan, Pedagang Pertanyakan Konsistensi Penertiban
- Dua Bintang Muda FS17 Football Academy Solo Resmi Berseragam Persija EPA, Langsung Dikontrak Tiga Tahun
- Kepala Desa Tugu Bantah Tudingan Kelola Desa dengan Sistem Manajemen Tunggal, Tegaskan Pemerintahan Berjalan Transparan
- Dana BUMDes Nyaris Rp700 Juta Disorot, Kini Muncul Dugaan Anggaran Ganda Wisata Pasar Bahulak di Karungan







