Membuka Tirai Kebenaran

Dekati Lebaran, 69 Praja IPDN Angkatan XXIX Asal Sultra Cuti Dinas

3 min read
Saat melepas rindu bertemu keluarga

LiintasIndoNews.com | Sulawesi Tenggara — Sebanyak 69 orang Praja putra-putri Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXIX Tahun 2018/2019, asal Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pulang ke kampung halaman masing-masing setelah menerima Cuti Dinas dari Kampus.

Para Praja IPDN angkatan XXIX asal Sultra

Cuti Dinas diberikan ke seluruh Praja, termasuk asal Sultra yang masih menempuh pendidikan di Jatinangor, Sumedang -Jawa Barat, dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M, mulai dari tanggal 25 Mei hingga 14 Juni 2019. Dimana, tanggal 15 Para Praja harus sudah berada di kampus untuk Upacara Penerimaan.

Ketika sungkem bertemu kedua orang tua

Praja yang terdiri dari 48 Putra dan 21 Putri tiba di Bandar Udara Halu Oleo – Konawe Selatan (Konsel) tepat Pukul 09.00 WITA secara bersamaan via maskapai Lion Air, yang di sambut gembira orang tua para praja tersebut.

Situasi saat Pulkam

Waktu libur lebaran saat ini, tentu sangat dirindukan semua orang, sama halnya 69 Praja IPDN asal Sultra, bagi mereka lebaran memiliki makna tersendiri, karena tradisi dan aturan masih wajib dijaga dan dilaksanakan para Praja walaupun dalam kondisi Cuti.

Salah satunya, tetap bersikap santun dengan menjaga nama baik pribadi dan Kampus, serta menggenakan Uniform/Seragam pada acara apapun, termasuk bersilahturahmi kepada para senior. Hal itu di kemukakan Muh Galang Ramadhan, Muda Praja IPDN Asal Kabupaten Konsel saat awak media menemuinya di Lobby Bandara HO.

“Kita mamfaatkan waktu libur kuliah dengan pulang ke kampung masing-masing untuk bertemu keluarga, dan para senior baik yang telah lulus ataupun kakak tingkat yang sedang mengenyam pendidikan seperti kami, untuk belajar dan mempererat tali silahturahmi sesama Praja,” kata Galang.

Menurut Galang Hal itu merupakan tradisi untuk menghormati yang lebih tua, selain itu, pihaknya diwajibkan menjaga sikap disiplin dalam segala hal dan tetap menggunakan seragam IPDN dalam kegiatan apapun walaupun Shalat Idul Fitri, termasuk siap berkontribusi jika di butuhkan masyarakat atau pemerintah setempat.

“Aturan tetap kita tegakkan walaupun sedang cuti, sesuai Permendagri No.63 tahun 2015 tentang Peraturan Tata Kehidupan Praja (Petadupra)¬†yang menjadi pedoman kami dalam berperilaku dan bertindak, semua siklus kehidupan Praja sudah di atur sedemikian rupa termasuk tata cara berpakaian diluar kampus, jika melanggar dikenakan Sanksi ringan hingga berat,” tandas Galang.

Lanjut dia, libur pendidikan mulai tanggal 25 Mei s/d 14 Juni 2019 untuk lebaran ketempat asal, yang mana tanggal 15 Juni sudah di kampus dan menggelar Upacara Penerimaan usai Cuti Dinas, Urai dia.

Disinggung, terkait beberapa kejadian yang viral beberapa tahun lalu, tentang adanya kekerasan di dalam kampus IPDN oleh senior, Galang menampik hal tersebut, karena saat ini telah ada aturan baru lebih spesifik dibawah kemendagri yang akan memberikan sanksi tegas hingga pemecatan kepada pelaku kekerasan, jadi kejadian itu susah akan terulang lagi.

Ia juga bercerita bagaimana situasi di dalam kampus IPDN yang penuh suka duka dan tantangan, yang kesemuanya harus di hadapi dengan sikap sabar, ikhlas dan disiplin demi menunjukkan bakti kepada orang tua, masyarakat dan bangsa.

Sementara itu, salah satu orang tua Praja IPDN yang juga Purna Praja STPDN Angkatan V yang turut menjemput kedatangan rombongan, Muh Taufik Amin Lar bersama Istri, mengaku senang dengan kedatangan Putranya, serta berterima kasih kepihak IPDN karena telah memberikan Cuti Dinas kepada para Praja. Yang tentu untuk melepas kangen setelah beberapa bulan tidak bertemu, sekaligus berjanji selaku orang tua akan tetap menjaga anaknya selama masa liburan dengan memamfaatkan waktu luang pada hal-hal positif dan membangun.

“Alhamdulillah mereka tiba dengan selamat , terimakasih pihak kampus mengizinkan mereka Libur, tentu saya akan tetap membina dan memberikan dorongan serta motivasi untuk selalu menjaga sikap dengan menggunakan waktu libur dengan sesuatu yang berguna baik diri, keluarga maupun masyarakat,” tegasnya

Menurut Taufiq, semua berharap mereka bisa kembali belajar menjalankan pendidikan sebaik mungkin, yang nantinya dapat berkontribusi positif terhadap masyarakat dan sebagai manusia yang memiliki sumber daya unggul penerus Nusa dan Bangsa, Pungkasnya. (Edi)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.