Membuka Tirai Kebenaran

Desa Mekarsari intensifkan Jambanisasi Dari Dana Desa

2 min read
Andon Budiarto

LintasIndoNews.com | Konawe Selatan — Pelaksana tugas (Plt) Andon Budiarto Pemdes Desa Mekarsari Kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe Selatan , Provinsi Sulawesi Tenggara, menyampaikan komitmennya saat di sambangi awak media, Minggu(05/05/ 19).

Warga, membuat sanitasi

Dia mengemukakan bahwa akan memberikan prioritas di bidang kesehatan dan sanitasi melalui program pembangunan dan pembuatan jambanisasi untuk warga kurang mampu, yakni Sebanyak 115 Unit Jamban Sehat untuk 415 Kepala Keluarga (KK) dari 266 KK yang belum memiliki jamban sehat, dari total sekitar KK yang ada diwilayah Desa mekar sari.

“ Hal ini tentunya sejalan dengan program pemerintah pusat untuk membenahi permasalahan di bidang kesehatan dan sanitasi, atau yang dikenal dengan program akses air minum, kawasan kumuh perkotaan, akses sanitasi,” tukas Andon.

Pembuatan jamban sehat di danai oleh dana yang bersumber dari Dana Desa yang berasal dari pemerintah pusat yaitu sebesar Rp 160 juta, menurut Andon rencananya dalam waktu dekat bila dana bantuan keuangan sudah dicairkan, juga akan ditambah lagi pembuatan sebanyak 38 unit jamban sehat dari dana bantuan keuangan Kabupaten Konawe Selatan tahun 2019, pembangunan jamban sehat terwujud.

“Sementara untuk sisanya rencana akan dianggarkan lagi pada tahun berikutnya, sehingga bisa mengurangi dampak yang timbul akibat sanitasi lingkungan yang buruk diwilayah desa, targetnya pada tahun 2019 Desa Mekar Sari menjadi Desa atau bebas buang air besar sembarangan,” jelasnya.

Selain untuk bidang kesehatan dan sanitasi, Pemerintah Desa Mekar Sari juga melaksanakan program pembangunan dan program pemberdayaan masyarakat yang sampai dengan berita ini ditulis masih dan akan berjalan seperti jalan desa, talud dan drainase jalan, jembatan, jalan pertanian, pelatihan-pelatihan dan lain lain.

“Tahap pertama 2019 jambannisasi kurang lebih 115 kepala keluarga yang dapat. Pencairan tahap pertama 20 persen, masih kurang sebanyak 17 kepala keluarga, kita targetkan sisa 17 ini di tahap kedua yaitu pencairan 40 persen.” ujarnya.

Kemudian rencana ada 2 jembatan letaknya di blok F dan yang kedua di blok B, jembatan perbatasan penimbunan jalan gorong gorong talud BUMDES ada penambahan 30 itu gambaran 2019 yang direncanakan sebanyak Rp.160 juta jumlah KK 415 jumlah jiwa sebanyak 132.

“ Harapan saya, semoga Dana Desa ini dapat menunjang perekonomian dan peningkatan ekonomi masyarakat desa, terutama pembangunan di desa. Karena dengan adanya Dana Desa ini semua bangunan masyarakat tidak perlu iuran karena cukup dengan Dana Desa ini semua terealisasi,” ujarnya.

Komitmen dalam mencapai apa yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik, sinergitas antara Pihak Pemdes terjalin baik, Pj.Kades Andon Budiarto Bersama Ketua (TPK) Hendra Purnomo (BPD) Muh. Samid Muslimin dan Bendahara Mukdir. (Edison)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.