Membuka Tirai Kebenaran

Di Bulan Ramadhan, Anggota Kodim Sragen Belajar Cara Baca Huruf Hijaiyah

2 min read
Anggota Kodim saat dengar ceramah

LintasIndoNews.com | Sragen –
Begitu semangat dan antusiasnya para anggota TNI Kodim 0725/Sragen memanfaatkan waktu luang untuk mengikuti kegiatan mengaji dan belajar membaca huruf Arab dengan benar yang dipandu oleh Serka Budi Santosa salah satu anggota Takmir Masjid Nurul Huda Kodim 0725/Sragen. Jumat 10/05/2019.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka untuk mengisi bulan Ramadhan tahun ini disamping untuk mencari pahala dari Allah SWT. Berbeda halnya dengan anak-anak, bagi orang dewasa yang belum bisa membaca Al Qur’ an kadang merupakan sebuah kendala.

Ada perasaan malu, berat atau juga bingung karena merasa kesulitan untuk belajar materi yang diajarkan. Akan tetapi kembali kepada motivasi awal kita untuk bisa membaca Al Qur’an, yaitu mendapatkan pahala dan ridho dari Allah SWT.

Bagi orang dewasa dalam belajar membaca Al’Quran mungkin ada beberapa kendala atau permasalahan permasalahan, diantaranya, yang pertama, kesibukan kerja ataupun Dinas, kadang selalu menjadi alasan untuk tidak bisa belajar membaca Al Qur’ an. Biasanya setelah bekerja, menjadi tidak bisa berkonsentrasi untuk belajar. Maka diperlukan juga sedikit manajemen waktu itu.

Kita bisa manfaatkan waktu luang yang ada. Misal setelah sholat shubuh, setelah jam istirahat siang, keJam setelah sholat isya, menjelang tidur juga bisa kita manfaatkan dengan maksimal untuk belajar membaca Al Qur’an.

Yang kedua, mereka merasa malu untuk belajar, ini adalah tantangan kedua bagi orang dewasa yang akan belajar mengaji. Kadang kita merasa malu untuk berguru pada seorang guru ngaji. Dan yang ketiga, merasa sudah tua untuk belajar. Ada suatu pemikiran, bahwa orang tua itu sulit belajar. Pikun, susah menghafal dan mudah sekali lupa. Rasa nya kita perlu melihat orentasi kita dalam belajar mengaji ini.

Jika kita berorientasi untuk mendapatkan pahala dan ridho Allah, maka setiap tahapan dalam proses belajar akan menjadi mudah. Maka bagi kita yang bacaan Qur’an nya belum bagus, tetaplah semangat karena kita malah mendapat dua pahala. Karena Allah SWT tidak akan menyia-nyiakan kesulitan upaya kita dalam belajar membaca Al Qur’an. (Heri/Hms Kodim Sragen)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.