![]()

SURAKARTA, LINTASINDONEWS.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kota Surakarta menyerukan agar insan pers menjadikan momentum HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai titik tolak membangun jurnalisme yang beretika, profesional, dan berpihak pada rakyat.
Ketua DPC AWPI Surakarta, Yoyok Hartoyo, menegaskan kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah, melainkan amanah bagi masa depan bangsa. Insan pers, kata dia, memiliki tanggung jawab besar sebagai penjaga nurani masyarakat.
“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah buah dari perjuangan panjang para pahlawan. Tugas kita sebagai generasi penerus, khususnya insan pers, adalah melanjutkan perjuangan itu dengan menjaga marwah profesi, menghadirkan informasi yang mencerahkan, serta mengawal pembangunan bangsa,” ujar Yoyok Hartoyo, Surakarta, Sabtu (16/8/2025).
Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi, pers dituntut untuk terus menyuarakan kebenaran, memperkuat demokrasi, dan merawat keadilan. Karena itu, pihaknya berkomitmen menjaga etika jurnalistik sekaligus meningkatkan kompetensi wartawan melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan.
“AWPI Surakarta berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kepentingan rakyat melalui pemberitaan yang objektif dan berimbang,” tambahnya.
Selain itu, AWPI juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya insan pers, memperkuat rasa persatuan dan menjunjung tinggi nilai gotong royong di era digital.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-80. Mari kita teruskan semangat perjuangan, mengisi kemerdekaan dengan karya, dedikasi, dan pengabdian terbaik untuk bangsa dan negara tercinta,” tutupnya.




- Material Terus Mengalir, Pembangunan Masjid dan Ponpes Sapu Jagad di Gemolong Kian Mendapat Dukungan
- Diduga Serap Ratusan Juta Rupiah Dana Desa, Proyek TPS3R Pengkol Mangkrak, LAPAAN RI Siapkan Langkah Hukum
- DPP AKJII Desak Presiden Prabowo Evaluasi Kapolri dan Kajagung, Soroti Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
- Koperasi Merah Putih: Maju dan Tidaknya Tergantung Pemerintah dan Rakyat
- Humanis dan Rendah Hati, Kades Djudi Ingin Suara Desa Lebih Didengar dalam Menentukan Arah Pembangunan








