Membuka Tirai Kebenaran

Geliat Safari Ramadhan, Bupati Konawe Selatan Bersama Polres Jalin Silahturahmi

3 min read
Muspida dan Forkopimda Jalin silahturahmi dalam Safari ramadhan,

LintasIndoNews.com | Konsel — Bupati Konawe Selatan (Konsel), H. Surunuddin Dangga, ST.,MM menghadiri buka puasa bersama Jajaran Polres Konsel dirangkaikan Safari Ramadhan 1440 H Pejabat Utama Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) di Mapolres Konsel  – Kecamatan Laeya, Jum’at (17/5/2019).

Tampak hadir Kapolres Konsel, AKBP. Dedy Adrianto, SE., MH, Mewakili Kapolda, Karumkit Bhayangkara Kendari Biddokkes Polda Sultra, dr. Sukardi Yunus, Sp.An, M.Kes, Kejari Konsel, Agus Suroto, SH, Pabung Konsel Kodim 1417/Kdi, Mayor Inf Laode Fy, Danpos Lanal Torobulu, Letda Sulistio.

Kegiatan tersebut turut juga di hadiri unsur Forkopimda, Tokoh Agama, Masyarakat, Tokoh Adat dan Personel Polres Konsel beserta Bhayangkari dan warga.

Bupati Konsel, Surunuddin Dangga dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Konsel yang telah menyelenggarakan kegiatan buka bersama, yang menurutnya sangat penting di laksanakan karena sebagai salah satu bentuk dalam mempererat tali silahturahmi sekaligus perekat persatuan, ditengah-tengah timbulnya perbedaan pandangan akibat pesta demokrasi yang baru saja terlaksana.

“Terima kasih atas terselenggaranya acara ini, juga sebagai bagian untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah dan pererat persaudaraan antar umat beragama, sekaligus berharap warga Konsel yang mayoritas muslim bisa menjadi panutan bagi masyarakat lain,” imbuh Surunuddin.

Menyinggung usainya pelaksaanaan pesta demokrasi, Surunuddin menyampaikan rasa syukur karena dari ratusan korban KPPS meninggal di beberapa daerah lain, Konsel tidak ada satupun yang ikut menjadi korban, ini dikarenakan doa keselamatan bersama yang terkabulkan dari seluruh lapisan masyarakat.

Olehnya itu, sambung Surunuudin, sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada TNI -Polri, para Camat, Kades, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang telah bersama-sama memohon keselamatan kepadaNYA dan menjaga keamanan hingga seterusnya, sehingga pesta demokrasi berjalan lancar dan kondusif yang juga menjadi modal pembangunan yang baik.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak saling menghasut atau menjelek-jelekkan dalam kehidupan bermasyarakat karena adanya perbedaan pilihan dalam berdemokrasi. Yang seharusnya di bulan ramadhan ini diisi dengan ibadah yang baik.

“Beda pilihan biasa, tapi jangan di bawah hingga kekehidupan bermasyarakat,
Jadi mari kita rajut persatuan dengan tidak saling menghujat antara satu dengan yang lain, percayakan kepada penyelenggara pemilu dan dukung apapun hasilnya,” pungkas Surunuddin.

Dikesempatan itu juga, Surunuddin menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran pasangan hidupnya, yang juga Ketua TP-PKK Konsel, Hj. Nurlin Surunuddin, karena sedang study banding ke luar daerah terkait akan di wujudkannya Konsel sebagai Kota Layak Anak.

Sementara itu dalam kesempatan tersebut, Kapolres Konsel, AKBP Dedy Adrianto mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Konsel beserta seluruh undangan, dalam kegiatan buka bersama dirangkaikan Safari Ramadhan Pejabat Utama Polda Sultra, yang bertujuan untuk meningkatkan tali persaudaraan dan mempererat silahturahmi antar jajaran Polda Sultra, Polres Konsel, unsur forkopimda dan masyarakat.

Dedy juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pihak TNI dan jajaran Polres beserta masyarakat karena telah bersama-sama mengamankan proses demokrasi Pilpres dan Pileg serentak, mulai dari tahapan pemilihan hingga penetapan Pleno KPU, yang hasilnya berjalan aman dan kondusif tanpa ada satupun gangguan kantibmas yang timbul.

Terkait adanya politik polarisasi dan menjadi isu nasional yang dalam titik tertentu bisa menimbulkan efek sosial dan politik masyarakat dengan membentuk 2 kubu berseberangan, Dedi menghimbau agar masyarakat lebih cerdas dan dewasa dalam menyikapi hal itu, dengan tidak mengkotak-kotakkan diri dalam bermasyarakat, tetapi tetap menjaga semangat persatuan karena dapat membahayakan iklim demokrasi di wilayah ini khususnya, Indonesia umumnya serta dapat memecah bangsa.

“Pada dasarnya, polarisasi politik merupakan sebuah keniscayaan dalam sistem demokrasi. Jadi mari kita singkirkan perbedaan dan percayakan hasil pemilu oleh penyelenggara/KPU dan dukung apapun hasilnya karena itu adalah pilihan rakyat, serta menjadi pelopor kebaikan dengan tidak turut menyebar ujaran kebencian yang dapat berdampak hukum,” tandas Dedy. (B)

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.