![]()
SOLO – Sebuah rumah di Kampung Distrikan RT 02 RW 11, Kelurahan Nusukan, Kota Solo, ludes terbakar pada Minggu (17/8/2025) sore. Peristiwa ini diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Api dengan cepat membesar dan membuat warga sekitar panik. Sebelum mobil pemadam kebakaran tiba, warga berupaya memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya.
“Awalnya terlihat asap mengepul dari bagian rumah, tidak lama kemudian api langsung membesar,” kata salah satu warga yang ikut membantu pemadaman.
Tak berselang lama, empat unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Solo tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman dibantu warga sekitar.
Setelah berjibaku hampir satu jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 18.30 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran.
Pewarta|Slamet Sutanto







- KKN di Desa Tumpukan Resmi Dimulai, Mahasiswa Siap Dorong Toleransi, Cegah Stunting, dan Tingkatkan Ekonomi Warga
- KDMP dan MBG: Mampukah Koperasi Desa Merah Putih Menghalau Tangan-Tangan Serakah di Rantai Pangan?
- Saya Mendukung MBG, Tetapi Supplier yang Serakah dan Tamak Sedang Mendiskreditkan Ekonomi Lokal
- Rembug Stunting dan Sambut KKN, Desa Nglinggi Perkuat Kolaborasi Wujudkan Generasi Emas dan Desa Berdaya
- Mau Dikonfirmasi Usai Acara Perpisahan, Oknum Kepala Sekolah di Sragen Diduga Intimidasi Aktifis dan Awak Media

-
KKN di Desa Tumpukan Resmi Dimulai, Mahasiswa Siap Dorong Toleransi, Cegah Stunting, dan Tingkatkan Ekonomi Warga -
KDMP dan MBG: Mampukah Koperasi Desa Merah Putih Menghalau Tangan-Tangan Serakah di Rantai Pangan? -
Saya Mendukung MBG, Tetapi Supplier yang Serakah dan Tamak Sedang Mendiskreditkan Ekonomi Lokal -
Rembug Stunting dan Sambut KKN, Desa Nglinggi Perkuat Kolaborasi Wujudkan Generasi Emas dan Desa Berdaya -
Mau Dikonfirmasi Usai Acara Perpisahan, Oknum Kepala Sekolah di Sragen Diduga Intimidasi Aktifis dan Awak Media

