![]()
KARNAVAL SEKOLAH
Boyolali, Lintasindonews.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Boyolali yang terletak di kecamatan Karanggede turut ambil bagian dalam karnaval tingkat kecamatan yang digelar pada Rabu (20/8/2025).
Ribuan masyarakat dari berbagai elemen tumpah ruah mengikuti karnaval yang dimulai dari Desa Sranten dan berakhir di Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali.
Peserta karnaval terdiri dari pelajar, perangkat desa, instansi pemerintahan, organisasi masyarakat, hingga kelompok seni tradisional. Tidak ketinggalan, MAN 4 Boyolali menampilkan berbagai kreativitas siswa, mulai dari barisan marching band, busana nusantara, hingga atraksi kebudayaan.
Kepala MAN 4 Boyolali H. Joko Susilo, S.Pd, M.Pd menyampaikan, keterlibatan madrasah dalam kegiatan ini menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi siswa, serta bentuk nyata cinta tanah air dan penghormatan kepada para pahlawan.
“Melalui karnaval ini, kami ingin menanamkan semangat kebangsaan dan menumbuhkan rasa bangga sebagai generasi penerus bangsa,” ungkapnya.
Suasana karnaval tampak begitu meriah. Warga berjejer di sepanjang jalan untuk menyaksikan jalannya arak-arakan. Tidak hanya sebagai hiburan rakyat, kegiatan ini juga mempererat persatuan antarwarga, sekaligus menguatkan nilai gotong-royong di tengah masyarakat Kecamatan Karanggede.
Liputan|Redaksi



- Jangan Biarkan Program Irigasi Menjadi Proyek Formalitas, Kepala Desa Jangan Intervensi
- Era Prabowo Menuntut Mutu, Bukan Proyek Asal Jadi Apalagi Jika Ada Oknum Yang Memback Up
- 25 Ribu Jamaah Thoriqoh Shiddiqiyyah Padati Gedung Dewi Sri Purwodadi, KH Muchtar Mu’thi Tekankan Jaga NKRI dan Perdalam Ilmu Agama
- Diduga Lakukan Pemerasan hingga Tahan SHM, ED Sang Rentenir Warga Kwangen Gemolong Resmi Dilaporkan ke Polisi
- Gotong Royong Mengalir untuk Pembangunan Ponpes SAPU JAGAD Gemolong, Puluhan Relawan dan Donatur Ambil Bagian





-
Jangan Biarkan Program Irigasi Menjadi Proyek Formalitas, Kepala Desa Jangan Intervensi
OPINI oleh: S. Rianto Pemerhati Kebijakan Publik Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1776/KPTS/Mn/2026 sejatinya bukan sekadar proyek pembangunan saluran air. Program ini merupakan instrumen strategis negara untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat kelembagaan petani melalui Perkumpulan Petani Pemakai…
-
Era Prabowo Menuntut Mutu, Bukan Proyek Asal Jadi Apalagi Jika Ada Oknum Yang Memback Up
Oleh: Djoni Sugara, Ketua Tim Investigasi LAPAAN RI OPINI, Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berulang kali menegaskan bahwa setiap rupiah uang negara harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan yang berkualitas. Pesan itu sederhana, tetapi memiliki makna mendalam: tidak boleh ada lagi proyek yang dikerjakan sekadar menggugurkan kewajiban administrasi. Karena itu, ketika publik masih menemukan dugaan…
Dengan bangga dipersembahkan oleh WordPress




