![]()
HARIS KREBOW
Purwakarta – Suasana hangat dan penuh antusiasme mewarnai pengajian yang digelar pada Jumat malam, 1 Mei 2026, di Masjid Muhammadiyah Al-Ittihad, Jalan Kopi No. 08, Purwakarta. Kegiatan yang berlangsung usai salat Isya berjamaah ini menghadirkan Ustadz Rendi Saputra, yang dikenal luas dengan julukan “Ustadz Makan-Makan”.
Pengajian tersebut dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Purwakarta, pengurus Masjid Al-Ittihad, serta masyarakat umum. Acara berlangsung lancar dan interaktif, terutama saat sesi tanya jawab yang disambut meriah oleh jamaah.
Dalam ceramahnya, Ustadz Rendi menekankan pentingnya peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat peradaban yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar. Ia mendorong agar masjid menjadi ruang pemberdayaan umat, baik secara spiritual maupun sosial.
Sebagai bentuk implementasi dari gagasan tersebut, Masjid Al-Ittihad berencana meluncurkan program makan siang gratis bagi jamaah salat Dzuhur berjamaah. Program ini terbuka untuk masyarakat umum, dengan tujuan sederhana namun bermakna: membuat perut kenyang dan hati senang.
“Insya Allah program ini akan mulai berjalan pekan depan, setelah panitia menyelesaikan studi banding ke masjid di wilayah Bandung yang telah lebih dulu menjalankan program serupa,” ujar salah satu panitia.
Usai mengisi kajian, Ustadz Rendi juga menyempatkan diri mengunjungi kantor Lazismu Purwakarta. Dalam kunjungannya, ia berdiskusi dengan Haris Nugroho mengenai pengembangan program sosial ke depan.
Haris Nugroho, yang dikenal dengan slogannya “Hidup sekali, senangnya berkali-kali”, berharap Lazismu dapat terus memperluas manfaat bagi masyarakat. Ia menegaskan komitmennya untuk mendorong berbagai program yang berdampak nyata demi mewujudkan Purwakarta yang lebih sejahtera.
Koresponden: Haris Krebow (Bob Marley)
- Penataan PKL Jalan Slamet Riyadi Tuai Sorotan, Pedagang Pertanyakan Konsistensi Penertiban
- Dua Bintang Muda FS17 Football Academy Solo Resmi Berseragam Persija EPA, Langsung Dikontrak Tiga Tahun
- Kepala Desa Tugu Bantah Tudingan Kelola Desa dengan Sistem Manajemen Tunggal, Tegaskan Pemerintahan Berjalan Transparan
- Dana BUMDes Nyaris Rp700 Juta Disorot, Kini Muncul Dugaan Anggaran Ganda Wisata Pasar Bahulak di Karungan
- Proyek Irigasi P3A Desa Tugu Rp195 Juta Disorot, Dugaan Keterlibatan Perangkat Desa Picu Pertanyaan Publik

