Mrakean RT 20 Gelar Malam Tasyakuran HUT RI ke-80, Warga Sambirejo Tumplek Blek

Mrakean RT 20 Gelar Malam Tasyakuran HUT RI ke-80, Warga Sambirejo Tumplek Blek

Loading

HUT KEMERDEKAAN

SRAGEN– Suasana kebersamaan dan rasa syukur begitu terasa di Mrakean RT 20, Desa Sambirejo, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, Jumat malam (22/8/2025). Ratusan warga berkumpul dalam acara malam tasyakuran memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Acara yang dihadiri lebih dari 100 warga tersebut dimeriahkan hiburan orgen tunggal dengan lantunan musik yang menambah semarak suasana. Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan door prize menarik bagi warga yang hadir.

Kepala Desa Sambirejo, Mulyono, turut hadir bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, Ketua RT 20, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Sambirejo. Dalam sambutannya, Kades Mulyono menyampaikan bahwa malam tasyakuran ini menjadi puncak syukur atas rangkaian acara peringatan 17 Agustus yang telah berlangsung sukses di Desa Sambirejo.

“Kami sangat bersyukur seluruh rangkaian kegiatan HUT RI di Sambirejo berjalan lancar. Malam ini menjadi penutup sekaligus bentuk kebersamaan warga. Semua RT di Desa Sambirejo juga menggelar malam tasyakuran sebagai wujud syukur dan doa untuk bangsa,” ungkap Mulyono.

Sementara itu Babinsa Desa Sambirejo perwakilan dari Koramil plupuh, ketika di beri kesempatan untuk memberi sambutan menyatakan, malam Tasyakuran ini sebagai bentuk peringatan HUT RI ke 80 tahun, dimana para pejuang yang telah gugur harus di kenang atas jasa-jasanya.

“Malam ini tasyakuran berjalan dengan baik, lancar dan aman, selain itu kami ucapkan selamat bagi para pemenang door prize nanti, yang akan di bagikan malam ini yang bermanfaat bagi semua, “ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Wartono selaku Kadus desa Sambirejo memberi ucapan selamat kepada para warga yang telah sukses menjalankan malam tasyakuran ini.

“Untuk malam ini adalah malam yang bahagia, aman, tentram dan damai, mari kita bernyanyi bersama, “katanya sambil mengawali bernyanyi bersama salahsatu biduan.

Warga yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya acara. Mulai dari anak-anak hingga orang tua, semuanya larut dalam suasana kekeluargaan yang hangat.

Selain hiburan musik, momentum kebersamaan ini juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antarwarga, sekaligus mengingatkan kembali pentingnya menjaga persatuan dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat

Liputan|Redaksi

Overall Rating
5.0

Rating