Membuka Tirai Kebenaran

Pantau Ruas Jalan Sanggula – Tanea, Bupati Konsel Geram dan Kecewa

3 min read
H. Surunuddin Dangga langsung bergerak memantau langsung progress peningkatan Ruas Jalan Sanggula – Tanea, Senin (24/6/2019).

LintasIndoNews.com | Konawe selatan —Usai menghadiri lomba Desa Tingkat Provinsi Sultra Tahun 2019 di Desa Sanggula Kecamatan Moramo Utara, Bupati Konawe Selatan (Konsel), H. Surunuddin Dangga langsung bergerak memantau langsung progress peningkatan Ruas Jalan Sanggula – Tanea, Senin (24/6/2019).

Jalan yang menghubungkan Kecamatan Morut dan Kecamatan Konda dimulai pengerjaannya pada akhir Tahun 2018 lalu sistem penganggaran multiyears. Namun sayangnya beberapa ruas jalan belum layak dilalui ketika Bupati Konsel di dampingi Kadis PUTR, Ichsan Porosi, Kadis Nakertrans, Saala, Kasatpol PP dan Damkar,  dan Kabag Humas, Muh Taufik Amin Lar, melintasi jalan tersebut.

Di lokasi ruas jalan Sanggula – Tanea, langsung di tegur dan diberikan arahan oleh Bupati .

Karena hal itu, membuat orang nomor satu di Konsel ini menjadi kecewa dan geram melihat kondisi jalan yang menurutnya belum ada perkembangan signifikan setelah 6 bulan lalu pernah dipantaunya.

“Telpon dan suruh kesini rekanan yang mengerjakan jalan ini sekarang juga,” perintah Surunuddin kepada Kadis PUTR saat di lokasi jalan yang di maksud.

Setelah menunggu beberapa menit, pihak rekanan tiba di lokasi ruas jalan Sanggula – Tanea, dan langsung di tegur dan diberikan arahan oleh Bupati .

“Kalian cara kerjanya gimana, masa seperti ini hasilnya, setelah dari 6 bulan lalu saya kunjungi belum ada perkembangan berarti, dan seharusnya buat dulu bahu jalan baru diaspal, biar kedepannya tidak cepat rusak, utamanya pinggir aspal agar tidak mudah retak,” ketus Surunuddin pada salah seorang rekanan. Dan membuat terdiam orang tersebut sambil manggut-manggut.

” Jangan main-main ya dengan proyek ini, gerahnya, karena kalau ada yang salah, kalian akan kena tindakan hukum, dan nanti Bupati lagi yang di salahkan, padahal karena keteledoran saudara. Saya minta Dinas terkait dan Rekanan harus menggelar rapat segera, lusa sudah sampai laporannya kesaya mengenai hasil evaluasi dan progress kerja kedepan,” tegas Bupati.

“Ingat ya, jika hingga akhir Desember jalan ini belum selesai pengerjaannya, saya akan putus kontraknya dan lelang kembali sesuai mekanisme  dan peraturan yang berlaku, Dinas PUTR harus pantau terus dan laporkan kesaya progress setiap saat,” Urai Surunuddin.

Ia juga menjelaskan dihadapan rekanan dan instansi terkait, bahwa semasa dirinya mengerjakan pekerjaan yang sama, selalu tepat waktu dan hasil kerjanya berkualitas sehingga pihak pemberi kerja selalu mempercayakan kepadanya.

“Kalau sudah menetapkan suatu proyek, harus dikerjakan dengan baik dan tepat waktu, dilihat dari asfek kualitas, kuantitas, serta waktu pelaksanaan yang efektif dan biaya yang efisien, jangan menghitung full kerja 360 hari, tetapi hitung setengahnya, karena diperhitungkan jika trouble alat, medan dan kondisi cuaca serta keterbatasan SDM, sehingga hasilnya bisa lebih terukur dan lebib berkualitas,” pungkasnya.

Surunuddin juga meminta, jalan dan beberapa jembatan yang agak landai di tinggikan dan dilebarkan agar akses lebih leluasa dan ketika musim penghujan tidak tergenangi air serta memperpanjang biaya pemeliharan.

Sementara itu ditempat yang sama, Kadis PUTR, Ichsan Porosi kepada awak media Lintasindonews.com.menjelaskan bahwa penganggaran pengerjaan fisik ruas jalan ini dikerjakan secara multiyears, dan dimulai akhir tahun lalu, dengan menghabiskan anggaran sebesar 54 M bersumber dari pinjaman sindikasi Bank jateng – Bank Sultra sejauh +/- 17 KM, saat ini 8 Km telah teraspal sisanya sedang dalam pengerasan. Agak terhambat karena tingginya intensitas hujan belakangan ini.

Ichsan juga menambahkan, bahwa anggaran untuk membiayai ruas jalan strategis se – Konsel, yakni bersumber dari DAU, DAK dan Pinjaman Sindikasi Bank, paparnya. (Kapwil sultra Edi)

Editor: Rian

SHARE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.